Pencipta Lagu Papa T Bob Meninggal

Suasana Haru Iringi Pemamakaman Legenda Pencipta Lagu Anak Papa T Bob, Sudah Lama Sakit Diabetes

Sosok dibalik suksesnya penyanyi cilik Joshua, Enno Lerian hingga Bondan Prakoso itu, sempat dirawat selama dua bulan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Suasana pemakaman sang legenda pencipta lagu anak, Erwanda Lukas atau yang karib dikenal sebagai Papa T Bob di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Jurang Mangu, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (10/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Suasana haru mengiringi pemakaman sang legenda pencipta lagu anak, Erwanda Lukas atau yang karib dikenal sebagai Papa T Bob di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Jurang Mangu, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (10/7/2020).

Jenazah pencipta lagu "Nyamuk Nakal" itu diantar oleh keluarga dan beberapa sahabat.

Semua tertunduk saat jenazah mulai dimasukkan ke liang lahat.

Cangkul demi cangkul tanah mengubur sang legenda.

Riang lagu ciptaanya yang tiba-tiba terngiang saat pemakaman Papa, sanggup menahan tetes air mata.

Boby Vargo Riawan, anak pertama Papa T Bob, lebih banyak diam di pemakaman.

Ia menguatkan diri untuk berbicara kepada awak media yang sudah menunggu.

Boby mengatakan, hari ini merupakan jadwal pemeriksaan kesehatan ayahnya.

Sejak semalam kondisi Papa memang sudah sesak.

Berbagai penyakit bersarang di tubuh kakek satu cucu itu.

"Terus ketika dia sudah di mobil (Pergi ke rumah sakit), kayaknya makin sesak, dan dia pingsan di situ, kita lihat dia pingsan di situ," ujar Virgo.

"Dibawa ke rumah sakit, kita memang sudah, wah papah sudah butuh penanganan medis. Sampai di sana, kata dokter divonis sudah enggak ada," tambahnya.

Virgo menyebut Papa, meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Diabetes hingga cairan pada paru-paru, menggerogoti tubuh Papa dari dalam.

Sosok dibalik suksesnya penyanyi cilik Joshua, Enno Lerian hingga Bondan Prakoso itu, sempat dirawat selama dua bulan.

"Kalau riwayat penyakitnya sendiri, kemarin kan baru selesai diopname diabet ya, ada gula. Cuma sudah komplikasi saja, semakin ke sini kan, jadi ada cairan di paru-parunya, kemarin sudah disedot. Tiba-tiba ya, gimana ajal sudah manggil. InsyaAllah bagus di hari Jumat," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved