Breaking News:

Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan di Cinere Nyaris Meregang Nyawa: Alami Luka Bakar 50 Persen

Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, mengatakan, mula kejadian ini ketika korban tengah mengecat rumah warga

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan di Cinere Nyaris Meregang Nyawa: Alami Luka Bakar 50 Persen
Polrestro Depok
Korban ketika terpental dan jatuh dari ketinggian kurang lebih enam meter di lokasi kejadian.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CINERE – Seorang pekerja bangunan bernama Sarno (41) nyaris meregang nyawa usai tersengat listrik bertegangan tinggi saat mengecat rumah warga di Jalan H Wakilah, Pangkalan Jati Abru, Cinere, Kota Depok.

Akibat kejadian tersebut, dirinya menderita luka bakar 50 persen dan masih terbaring lemas di rumah sakit, menjalani perawatan intensif.

Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, mengatakan, mula kejadian ini ketika korban tengah mengecat rumah warga bersama seorang rekannya bernama Arif Kurniawan.

Bermaksud membuat tangga untuk memudahkannya mengecat, korban pun naik ke atas rumah tersebut dan meminta Arif untuk memberikan bambu yang ada di bawah.

“Selanjutnya rekan korban memberikan bambu tersebut dengan cara mengangkat keatas, setelah itu korban yang meneruskan memegang diatas, setelah korban memegang bambu tersebut, tiba-tiba rekannya ini mendengar suara ledakan dari atas,” ujar Elly dikonfirmasi TribunJakarta.com, Sabtu (11/7/2020).

Pihak Metro TV Desak Polisi Tuntaskan Kasus Tewasnya Yudi Prabowo Hingga Akhir

PKL Dilarang Jualan di Kanal Banjir Timur, Warga yang Berkerumun Mulai Berkurang

Mencari tahu sumber ledakan tersebut, Arif pun dikejutkan dengan penampakan korban yang terbakar api di sekujur tubuhnya.

“Saksi (rekan korban) melihat kobaran api yang membakar korban, seketika itu korban terpental dan jatuh dari atas sekitar enam meter,” kata Elly menjelaskan.

Lanjut Elly, Arif pun segera menghampiri korban yang tidak bergerak dengan badan penuh luka bakar.

“Beberapa saat korban tidak bergerak dan saksi Arifmengira korban sudah meninggal dunia, tetapi tiba-tiba korban sadar selanjutnya korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka dikepala dan dijahit serta luka bakar sekira 50 persen,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved