Timnas

Bima Sakti Terapkan Aturan Ketat, Pemain Timnas U-16 Dapat Denda Jika Kelebihan Berat Badan

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menerapkan aturan ketat kepada pemainnya pada saat pelaksanaan pemusatan latihan

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Wahyu Aji
Tribunnews/Abdul Majid
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menerapkan aturan ketat kepada pemainnya pada saat pelaksanaan pemusatan latihan atau training camp (TC).

Timnas U-16 sudah mulai melakukan TC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sejak tanggal 6 Juli dan berakhir pada 29 Juli 2020.

Salah satu peraturan ketat yang diterapkan tim pelatih Timnas U-16 adalah persoalan berat badan pemainnya.

Jika pada pelaksanaan TC pemain mengalami kenaikan berat badan, maka akan mendapatkan denda yang telah disepakati sebelumnya.

Hukuman yang diberikan tim pelatih Timnas U-16 yaitu setiap pemain wajib membayarkan denda berupa uang Rp100 ribu dari besaran kenaikan berat badannya.

Bima menuturkan, seluruh pemainnya telah bersepakat mematuhi peraturan yang telah dibuat tim pelatih.

“Kami sepakat mereka (pemain) harus membayar denda Rp100 ribu per kilogram kenaikan berat badan. Namun, alhamdulillah, tidak ada yang berat badannya berlebihan," kata Bima Sakti.

Tim pelatih Timnas U-16 sudah mempunyai data berat badan pemain pada saat terakhir kali menjalani TC pada bulan Maret 2020.

Hasilnya, tidak ada peningkatan berat badan secara signifikan dari para pemain di Timnas U-16.

“Kami sudah mempunyai data berat badan mereka saat TC bulan Maret 2020. Ketika TC dimulai kembali, tak ada yang berlebihan," ucapnya.

Lebih lanjut, Bima menuturkan, aturan tersebut sengaja dibuat agar pemainnya bisa fokus dalam menjalani serangkaian TC yang telah dibuat Timnas U-16.

Aturan ketat diberikan agar pemainnya bisa fokus dalam menjalankan setiap instruksi yang diberikan tim pelatih Timnas U-16.

"Mereka menjalankan dengan baik setiap instruksi sehingga kondisi mereka tetap terjaga meski libur selama sekitar tiga bulan lebih,” pungkasnya.

Resa Aditya Nugraha dan kawan-kawan tetap diberikan asupan makanan yang bergizi pada saat pelaksanaan TC.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan juga tenaga para pemainnya saat berlatih di lapangan.

Pelaksanaan TC kali ini difokuskan untuk persiapan Timnas Indonesia U-16 dalam menatap kejuaraan Piala Asia U-16 2020 di Bahrain.

Nantinya, tim asuhan Bima Sakti itu berada di Grup D bersama Arab Saudi, Tiongkok, dan juara bertahan, Jepang.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved