Breaking News:

Penangkapan Pemeras Pemilik Toko

BREAKING NEWS Aparat Buru Wartawan dan Polisi Gadungan Pemeras Pemilik Toko di Jakarta Barat

Polisi masih memburu dua orang pelaku yang terlibat pemerasan terhadap pemilik toko keperluan sekolah di Kalideres, Jakarta Barat.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi saat merilis kasus pemerasan yang dilakukan polisi dan wartawan gadungan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Polisi masih memburu dua orang pelaku yang terlibat pemerasan terhadap pemilik toko keperluan sekolah di Kalideres, Jakarta Barat.

"Dalam perkara ini masih ada dua DPO RO dan AN," kata Kapolsek Kalideres, Kompol Slamet Riyadi kepada wartawan di kantornya, Selasa (14/7/2020).

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap empat pelaku yakni Widodo alias Budi, Arista alias Aris, Suwanto alias Awi dan Romanudin yang ditangkap di wilayah Cengkareng dan Jelambar, Jakarta Barat.

Keempatnya adalah pelaku pemerasan yang mengaku sebagai polisi dan wartawan untuk mengancam dan memeras korbannya seorang pedagang toko keperluan sekolah yang dituduh menggelapkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) pada 4 Mei 2020 lalu.

"Dalam kasus ini para pelaku mendatangi korban di TKP dengan tuduhan adalah dugaan penyelewangan Kartu Jakarta Pintar. Dari situ lalu si para pelaku menyita atau mengambil Kartu Jakarta Pintar sebanyak 219 didahului dengan mengaku sebagai anggota Buser Polda Metro Jaya dan Wartawan," papar Slamet

Tawuran Geng Romusha vs Pesing Koneng: KJP Dicabut, Sopir Truk Ikut Danai, Senjata Tajam Khusus

Simak Link Pengumuman PPDB DKI Jakarta Jalur Afirmasi: dari Penerima KJP hingga Anak Korban Covid-19

Berbekal tuduhan itu hingga membuat korban terpojok, para pelaku meminta uang damai Rp 50 juta dengan dalih agar kasus ini tak diteruskan.

Korban yang ketakutan akhirnya sepakat mengirimkan uang sebesar Rp 4,5 juta kepada pelaku.

"Namun karena korban tidak memiliki uang sebesar itu sehingga terjadi kesepakatan sesuai yang dimiliki korban Rp 4,5 juta," kata Slamet

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved