Breaking News:

Marak Kapal Cantrang, Nelayan Ngadu ke Susi Meski Bukan Menteri Lagi: Belum Direspon Mungkin Sibuk

Aliansi Nelayan Natuna di Kepulauan Riau (Kepri) mengadu ke Susi Pudjiastuti meski tak jabat Menteri Kelautan dan Perikanan terkait kapal cantrang.

TRIBUN JATENG
Sejumlah kapal nelayan yang ditambatkan di muara Sungai Silugonggo Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Kamis (1/3/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Aliansi Nelayan Natuna di Kepulauan Riau (Kepri) mengadu ke Susi Pudjiastuti meski kini tak menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan terkait maraknya lagi kapal cantrang.

Aliansi Nelayan Natuna di Kepri menolak kehadiran kapal-kapal cantrang yang saat ini mulai marak di perairan Natuna.

Kapal-kapal yang berasal dari Pantura ini melakukan penangkapan ikan menggunakan cantrang yang lokasinya di bawah 12 mil laut.

Aliansi Nelayan Natuna kemudian mengadukan keberadaan kapal cantrang tersebut kepada Susi Pudjiastuti yang sebelumnya menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

 Seorang Ayah Tega Menyetubuhi Anak Kandungnya Hingga Hamil Dua Bulan: Karena Wajahnya Mirip Ibunya

 Peserta Tes SKB CPNS 2019 Wajib Perhatikan Hal Penting Ini Jika Tak Ingin Gagal: Jaga Suhu Tubuh

Pesan singkat yang dikirim para nelayan kepada Susi menyebar di aplikasi pesan WhatsApp.

Kepada Susi, para nelayan mengadukan nasib mereka yang terdampak kapal-kapal cantrang.

Mereka juga menyampaikan kekhawatiran mengenai terumbu karang yang terancam rusak.

Ketua Aliansi Nelayan Natuna Kepri Herman membenarkan isi pesan dalam WhatsApp tersebut.

Herman mengaku hal ini dilakukan karena pihaknya menolak kehadiran kapal-kapal cantrang yang saat ini mulai marak di perairan Naruna.

 Gandeng Reza Rahadian Sambil Pamer Cincin, Prilly Latuconsina: Tidak Pernah Menyangka Secepat Ini

 Raffi Ahmad Jadi Wakil Siti Nur Azizah Atau Hanya Endorse, Ini Komentar Pengamat Politik

"Kami berharap pemerintah dapat mempertimbangkan hal ini, karena jika hal ini terus dilakukan, akan banyak terumbu karang yang rusak dan terancam punah," kata Herman melalui telepon, Selasa (14/7/2020).

Halaman
1234
Penulis: Suharno
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved