Warga Korban Kebakaran Rawamangun Akan Minta Perpanjangan Posko Pengungsian
Ini berdasar evaluasi pengurus RT 03 terhadap 245 jiwa warga dari 85 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Warga RT 03/RW 02, Kelurahan Rawamangun korban kebakaran pada Kamis (9/7/2020) berencana meminta posko pengungsian dibuka lebih lama.
Ketua RT 03 Sukarna (52) mengatakan posko yang berada di Jalan Pemuda I masih dibutuhkan warga karena tempat tinggal mereka belum bisa dihuni.
"Sampai dengan saat ini masih dibutuhkan. Sepertinya saya akan mengajukan permohonan tanggap darurat untuk warga kami," kata Sukarna di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (13/7/2020).
Ini berdasar evaluasi pengurus RT 03 terhadap 245 jiwa warga dari 85 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Pasalnya selain rumah yang sudah jadi abu, harta benda mereka ludes terbakar sehingga belum bisa membangun huniannya kembali.
"Ada yang mengungsi ke rumah kerabatnya, tapi sekitar 90 persen warga mengungsi di posko pengungsian, rumah tetangga, Masjid, dan sekitar lokasi," ujarnya.
Sukarna menuturkan bila mengacu masa tanggap darurat bencana, dua tenda di lapangan Jalan Pemuda I bakal ditutup pada Rabu (15/7/2020).
Dalam waktu dekat pengurus RT 03/RW 02 bakal menggelar rapat guna membahas keberadaan posko pengungsian bagi warga.
"Kalau masa tanggap darurat ini sudah selesai warga tidak ada kompor untuk memasak. Jadi kalau merasa masih dibutuhkan akan mengajukan perpanjangan masa tanggap darurat," tuturnya.
• Korban Kebakaran Rawamangun Harap Bantuan WiFi Gratis di Posko Pengungsian untuk Anak Belajar Online
• Cerita Tragis Ibu Korban Kebakaran di Bekasi, Korbankan Nyawa Demi Selamatkan Anak
• Pria yang Halangi Ambulans Ternyata Bukan PNS Biasa, Kadishub: Kalau Sedang Bertugas Bisa Menindak
Dalam kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.50 WIB, 34 rumah warga RT 03 ludes terbakar sementara 12 lainnya terdampak kobaran api.
Damkar Jakarta Timur memperkirakan kerugian materil akibat kebakaran Rp 1,5 miliar, beruntung tak ada korban dalam musibah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kondisi-posko-pengungsian-warga-rt-03rw-02-kelurahan-rawamangun-pulogadung.jpg)