Breaking News:

Gunakan Modus Klasik, 3 Sindikat Ganjal ATM di Jakarta Barat Diringkus

20 kartu ATM berbagai macam Bank jadi barang bukti yang disita Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dari sindikat spesialis ganjal ATM.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi saat merilis kasus ganjal ATM di Polres Jakarta Barat, Rabu (15/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - 20 kartu ATM berbagai macam Bank jadi barang bukti yang disita Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dari sindikat spesialis ganjal ATM.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie Latuheru menerangkan, tiga pelaku diringkus pihaknya berinisial AS, MD dan JI atas kasus ganjal ATM yang mereka lakukan di sebuah minimarket kawasan Cengkareng pada 28 April 2020.

Modusnya pun terbilang klasik dimana para pelaku mengganjal lubang ATM menggunakan tusuk gigi.

Kemudian saat target mendatangi ATM, mereka saling berbagi tugas.

Berawal dari Kasus Polisi dan Wartawan Gadungan, Terungkap Ratusan Orangtua Gadaikan KJP Karena Ini

Ada pelaku yang berdiri di belakang korban seolah sedang antre untuk mengambil uang, padahal sedang mengintip PIN ATM korban.

"Serta ada yang berpura-pura berusaha membantu korban namun dengan terlebih dahulu menukar kartu ATM korban dengan kartu yang sudah dibawanya," kata Audie melalui telekonpers, Rabu (15/7/2020).

Setelah pelaku mengetahui pin dan memegang kartu ATM korban, mereka pun melarikan diri dan mencairkan uang di gerai ATM lain.

"Pelaku mengambil uang milik korbannya sebesar Rp 10 juta rupiah secara empat tahap," kata Audie.

Tak Tega Anak Kelaparan, Sutrisna Terpaksa Gadaikan Kartu Jakarta Pintar

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan bahwa sindikat ini sudah beraksi di sejumlah lokasi di wilayah Jabodetabek.

"Hal ini diketahui dari barang bukti puluhan kartu ATM yang berhasil kami amankan dari tersangka merupakan barang bukti dari korbannya terdahulu," kata Arsya.

Arsya menjelaskan, para pelaku ini memanfaatkan kepanikan korban lantaran kartunya tak bisa masuk ke mesin ATM.

Apakah Ibu Hamil Boleh Melakukan Hubungan Seksual? Ini Penjelasan dr Boyke

Selain itu, mereka juga mencari gerai ATM yang tak dijaga pihak keamanan. Akibat perbuatannya pelaku dijerat Pasal 362 KUHP.

"Jadi para korbannya tidak mengetahui kartu ATMnya ditukar oleh pelaku," kata Arsya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved