Breaking News:

Persija Jakarta

Pernah Jadi Cadangan Mati, Andritany Ceritakan Proses Panjang Jadi Kiper Utama Persija dan Timnas

Andritany harus melewati serangkaian proses panjang untuk bisa menjadi andalan bermain di tim utama.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Dok Apparel Juara
Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa menggunakan jersey edisi spesial HUT DKI Jakarta ke-493 

Pada tahun tersebut, Persija Jakarta memiliki dua penjaga gawang berkualitas yakni Hendro Kartiko dan Roni Tri Prasnanto.

Perjalanan Andritany di musim pertamanya sama sekali tidak diberikan kesempatan bermain di tim utama Macan Kemayoran.

Terlebih pada putaran kedua Liga Indonesia 2010-2011, manajemen Persija kembali memperkuat tim dengan mendatangkan penjaga gawang berpengalaman Jendri Pitoy.

Hal tersebut semakin memberatkan persaingan Andritany untuk kesempatan bermain di Persija Jakarta.

Di waktu bersamaan, Andritany harus keluar masuk menjalani proses seleksi dan pemusatan latihan di Timnas Indonesia U-23.

Situasi tersebut semakin menyulitkan Andritany untuk dipercaya bermain di tim utama Macan Kemayoran.

Barulah kepercayaan bermain mulai didapat pada satu musim berikutnya setelah Persija Jakarta ditinggal Hendro Kartiko dan Jendri Pitoy,

Andritany mulai dilirik oleh pelatih Persija Jakarta saat itu, Iwan Setiawan untuk bermain di tim utama.

Debut perdana penjaga gawang bernomor punggung 26 itu bersama Persija pada saat berhadapan dengan Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya, Lamongan, pada 11 Desember 2011.

Debut tersebut berbuah manis karena berhasil mencatatkan cleansheet dan membantu tim Macan Kemayoran meraih kemenangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved