Sebut Banyak Usaha Bangkrut Karena e-Commerce, Wali Kota Airin Minta UMKM Melek Digital

Menurutnya dunia digital harus mulai dirambah agar UMKM bisa terus bertahan di era yang semakin canggih ini

Dokumentasi Pemkot Tangsel
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Kantor Kecamatan Setu, Kamis (16/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, meminta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar melek teknologi dan digitalisasi.

Menurutnya dunia digital harus mulai dirambah agar UMKM bisa terus bertahan di era yang semakin canggih ini.

Menurut orang nomor satu di Tangsel itu, banyak UMKM yang bangkrut tergilas laju e-commerce.

”Sebagaimana diketahui, banyak usaha yang gulung tikar akibat dari eksisnya e-commerce, seperti Bukalapak, Tokopedia dan lainnya," ujar Airin dalam keterangan resminya, saat mengukuhkan pengurus komunitas UMKM Kecamatan Setu, di Kantor Kecamatan Setu, Kamis (16/7/2020).

Menurut Airin, teknologi sangat berguna bagi pemasaran produk UMKM.

Ibu dua anak itu ingin menunjukkan bahwa digitalisasi bukanlah hambatan, melainkan peluang yang harus diraih.

"UMKM harus mampu memanfaatkan tekonologi terutama dalam proses marketing," jelasnya.

Sementara, Camat Setu, Hamdani, berharap geliat UMKM di wilayahnya bisa menggenjot perolehan pajak asli daerah (PAD).

Pernah Jadi Cadangan Mati, Andritany Ceritakan Proses Panjang Jadi Kiper Utama Persija dan Timnas

Sampai saat ini, terdaftar 165 produk UMKM di wilayah Setu, yang mayoritas adalah makanan dan kerajinan tangan.

"Selain itu kami juga berharap, bahwa UMKM bisa menjadi salah satu sumber PAD di Kota Tangsel karena harus terus diberdayakan,” ujr Hamdani.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved