Jakarta Terapkan PSBB Transisi
Ratusan PMKS yang Terjaring di Jakarta Barat Selama PSBB, Negatif Covid-19
GOR Cengkareng dijadikan lokasi transit bagi PMKS yang baru dijaring petugas Sudinsos Jakarta Barat sejak pandemi Covid-19.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Sejak awal PSBB hingga hari ini sudah ada 217 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dibawa ke GOR Cengkareng, Jakarta Barat.
"217 PMKS itu merupakan angka komulatif dari tanggal 27 April hingga hari ini. Terdiri dari 149 laki-laki dan 68 perempuan," kata Koordinator Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos Jakarta Barat, Amirullah kepada TribunJakarta.com, Jumat (17/7/2020).
GOR Cengkareng dijadikan lokasi transit bagi PMKS yang baru dijaring petugas Sudinsos Jakarta Barat sejak pandemi Covid-19.
Disana, PMKS itu dikarantina terlebih dahulu dan jalani rapid test Covid-19 sebelum dikirim ke sejumlah panti sosial.
"Alhamdulillah dari semua yang telah dilakukan rapid test semuanya negatif Covid-19. Jadi memang imun mereka ini bisa dibilang cukup kuat," ucap Amirullah.
Amirullah mengatakan, dari 217 PMKS yang terjaring, kini hanya sisa enam PMKS yang masih berada di GOR Cengkareng.
"Yang lain, ada yang sudah dikembalikan ke keluarga, ada juga yang telah dibawa ke panti sosial maupun rumah sakit," katanya.
Dikatakannya, saat ini jumlah PMKS yang terjaring mulai marak kembali.
Selain pengemis maupun gelandangan, ada juga manusia silver yang dijaring pihaknya dan dibawa ke GOR Cengkareng untuk didata dan dibina.
"Yang manusia silver itu kebanyakan sopir yang alih profesi karena pendapatan dia mengaku sepi imbas Covid-19," kata dia.