Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Bikin Pusing, DPRD DKI Jakarta Kritik soal Istilah 'New Normal'

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, mengatakan istilah 'new normal' membuatnya pusing.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Petugas Satpol PP DKI Jakarta mengusir pengunjung yang membawa balita di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, dalam penerapan masa PSBB transisi, Senin (6/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, mengatakan istilah 'new normal' membuatnya pusing.

"Istilah new normal itu yang bikin pusing," kata Mujiyono, saat dihubungi Wartawan, Sabtu (18/7/2020).

Sebab, menurutnya, istilah new normal acap kali disalah-artikan masyarakat.

"Karena terjemahan new normal di masyarakat jadi salah kaprah," kata Mujiyono.

Asphija Minta Pemprov DKI Berikan Izin Hiburan Malam Beroperasi Kembali

Anggota DPRD DKI Setuju PSBB Masa Transisi Diperpanjang

Dia mengatakan, hal tersebut dibuktikan dengan adanya banyak pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat istilah new normal digaungkan.

"Yang melanggar PSBB transisi itu sampai 400 persen yang tidak pakai masker," ucapnya.

Karena itu, Mujiyono menyatakan sepakat jika istilah new normal digantikan.

"Sekarang kan sudah diganti istilah new normal. Ya lebih mending begitu," tutupnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved