Breaking News:

Lurah Ngamuk Siswa Titipan Ditolak

Pengamat Sebut Praktik Calo PPDB Oleh Lurah Jamak Terjadi, Inspektorat Harus Turun

Kasus Lurah Benda Baru, Saidun, yang mengamuk lantaran calon siswa titipannya tidak diterima di SMAN 3 Tangsel, seolah membuka rahasia umum.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Shutterlock
Ilustrasi Siswa di Sekolah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kasus Lurah Benda Baru, Saidun, yang mengamuk lantaran calon siswa titipannya tidak diterima di SMAN 3 Tangsel, seolah membuka rahasia umum di dunia pendidikan.

Setidaknya hal itu yang disampaikan oleh Ubaid Matraji, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, saat dihubungi TribunJakarta.com, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Ubaid, praktik calo Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) oleh pejabat wilayah, seperti lurah, sudah marak terjadi.

"Jadi ini sebenarnya sudah setiap tahun terjadi cuma ini kan tidak ada yang berani untuk melakukan investigasi, kalau sudah begini harusnya sudah ada sanksi tegas terhadap lurah yang telah melakukan titipan anak," ujar Ubaid.

Catherine Wilson Pakai Daster Bersama Seorang Pria Saat Ditangkap Polisi, Begini Pengakuan Tetangga

Ubaid berharap, kasus di SMAN 3 Tangsel yang berlokasi di Jalan Benda Timur XI A, Benda Baru, Pamulang itu bisa menjadi pintu masuk pengungkapan kasus lainnya.

Inspektorat bisa turun tangan menginvestigasi modus serupa di sekolah atau wilayah kelurahan lain.

"Menurut informasi dari beberapa pihak dari orang dalam yang tidak ingin disebut namanya itu terjadi. Pada rapat PPDB itu terjadi. Nah menurut saya kalau ada kasus ini menjadi pintu masuk. seperti di Tangerang Selatan ini, dalam konteks pendidikan itu ada inspektorat itu bisa masuk untuk melakukan investigasi," ujarnya.

Catherine Wilson Ngaku Baru 2 Bulan Konsumsi Sabu, Polisi Instruksikan Dirinya Untuk Tes Rambut

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Saidun mengamuk di ruang kepala sekolah lantaran siswa titipannya tidak diterima pihak sekolah, pada Jumat (10/7/2020).

Aparat kepolisian pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Polisi mencatat daftar nama calon siswa titipan Lurah Saidun berjumlah enam anak, satu di antaranya sudah diterima di sekolah lain. Sedangkan Lurah Saidun hanya mengaku menitipkan dua calon siswa.

Ikut Diamankan Polisi, Terungkap Peran Sekuriti di Rumah Catherine Wilson Dalam Kasus Narkoba

Lurah Saidun dilaporkan dengan tuduhan pasal 335 ayat (1) dan 406 KUHP tentang pemaksaan dengan ancaman dan pengerusakan barang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved