Dua Pemuda di Depok Tewas Usai Pesta Miras, Pesan Alkohol Murni 96 Persen Via Online

Korban memesan etanol alias alkohol murni, lewat online dengan kandungan alkohol hingga 96 persen

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA – Dua pemuda di Kota Depok berinisial MFA (20) dan FA (20) tutup usia setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan pada Sabtu (18/7/2020) dini hari.

Diwartakan sebelumnya, keduanya wafat pada waktu yang berbeda, dengan keluhan sakit yang sama yakni sakit pada bagian perut.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim Sadjab, menjelaskan, para korban sendirilah yang meracik minuman ini hingga menjadi miras oplosan.

Bahkan, korban memesan etanol alias alkohol murni, lewat online dengan kandungan alkohol hingga 96 persen.

“Pesan di online (alkohol) korban yang oplos sendiri. Tunggu keterangan dari dokter visum sama untuk keterangan lanjut dari dokter. Kalau keterangan saksi, alkohol 96 persen yang nyampur korban” ujar Ibrahim dikonfirmasi wartawan, Senin (10/7/2020).

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, mengatakan, awalnya ada lima orang yang ikut dalanm pesta miras tersebut.

Pesta Miras Oplosan, Dua Pemuda di Depok Tutup Usia

DPRD DKI Jakarta Akui Anies Sodorkan Raperda RDTR Demi Muluskan Proyek Reklamasi Ancol

Hewan Diduga Babi Berkeliaran di Depok, Damkar Sebut Musang Milik Bang Melet

Namun, beberapa orang tidak meneruskan lantaran tidak suka, sementara korban lanjut mengkonsumsi miras ini sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.

“Karena merasa tidak enak,  temannya yang ini tidak meneruskan minum. Namun korban melanjutkan minuman tersebut dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB. Selesai minum Saksi dan korban tidur. Baru ke-esokan harinya dan hari ini ke-dua korban mengeluh sakit," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved