Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

SIKM Dihapus, Keberangkatan di Terminal Pulo Gebang Meningkat 20 Persen

Keberangkatan penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur meningkat setelah persyaratan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dihapus.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Tampak depan Terminal Pulo Gebang di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Keberangkatan penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur meningkat setelah persyaratan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dihapus.

Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang, Bernard Pasaribu mengatakan sejak persyaratan dihapus pada Selasa (14/7/2020) keberangkatan meningkat sekitar 20 persen.

"Karena ada kemudahan untuk penumpang. Sebelumnya 10 orang per hari, sekarang bisa mencapai 100 orang. Peningkatan bisa 10 hingga 20 persen, " kata Bernard di Terminal Pulo Gebang, Senin (20/7/2020).

Kini para penumpang cukup harus mengisi corona likelihood metric (CLM) lewat aplikasi Jakarta Terkini yang bisa dilakukan lewat handphone.

CLM berbeda dengan SIKM karena warga tak perlu melakukan rapid test dan swab yang bila dilakukan secara mandiri membutuhkan biaya mahal.

Calon penumpang cukup mengisi pertanyaan sesuai kondisi kesehatan, bila dinyatakan sehat mereka diperbolehkan berpergian.

"Jadi calon penumpang mengisi sendiri sesuai keadaannya sebelum berangkat dari Terminal Pulo Gebang. Nantinya calon penumpang diberi skor apakah aman untuk berangkat atau tidak," katanya.

Bernard menuturkan untuk sekarang jumlah keberangkatan yang meningkat yakni tujuan Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Barat.

Hotel Mulia Senayan Terapkan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Positif Covid-19, Enam Karyawan di Kantor Pusat PLN Jakarta Selatan Jalani Isolasi Mandiri

Meski meningkat, untuk sekarang jumlah keberangkatan di Terminal Terpadu Pulo Gebang belum sepenuhnya normal.

Pembatasan jumlah penumpang sebanyak 50 persen dari kapasitas dan protokol kesehatan masih diberlakukan karena pandemi Covid-19.

"Untuk tiket keberangkatan yang sebelumnya sempat naik karena pandemi Covid-19 sekarang sudah harganya sudah normal kembali," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved