Breaking News:

Suporter Disebut Hanya Dijadikan Alat Bisnis, Eks Ketum The Jakmania Kritik Kepemimpinan PSSI

PSSI dinilai masih berjalan sendirian dan hanya menjadikan suporter sebagai pelengkap serta alat bisnis di sepak bola

TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Mantan Ketua Umum The Jakmania, Tauhid Indrasjarief atau Bung Ferry saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Federasi Sepak bola Indonesia (PSSI) masih berjalan sendirian dan tidak menjadikan suporter sepak bola sebagai partner.

Sejatinya, suporter sepak bola memiliki peran besar karena mampu membuat atmosfer pertandingan menjadi lebih hidup.

Dalam artian, kehadiran suporter dalam lapangan mampu menjadi daya tarik tersendiri karena tidak hanya menampilkan aksi kedua kesebelasan di lapangan.

Tapi juga suporter bisa membuat suasana pertandingan menjadi lebih berwarna dengan euforia yang ditampilkan di stadion.

Tak hanya itu, kehadiran suporter tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri bagi klub serta federasi.

Kendati demikian, situasi dan kondisi yang ada di sepak bola Indonesia saat ini masih berjalan masing-masing.

Federasi dan supoter masih belum bisa berjalan beriringan. Hal tersebut membuat persoalan suporter belum bisa teratasi dengan baik oleh PSSI.

Para suporter di Indonesia hanya dijadikan alat bisnis pada pelaksanaan kompetisi sepak bola yang sedang bergulir.

Seharusnya, PSSI dan suporter bisa bersinergi dengan baik agar kompetisi sepak bola Indonesia lebih baik kedepannya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved