Antisipasi Virus Corona di DKI

Kecamatan Cipayung Catat Peningkatan Kasus Terkonfirmasi, Mayoritas Tanpa Gejala

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Cipayung mencatat peningkatan kasus terkonfirmasi pada pertengahan bulan Juli 2020.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Fajar Eko Satrio, Camat Cipayung 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Cipayung mencatat peningkatan kasus terkonfirmasi pada pertengahan bulan Juli 2020.

Meski belum dapat merinci berapa peningkatan kasus, Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan jumlah warganya yang terkonfirmasi meningkat.

"Memang ada kenaikan kasus. Bulan Juni sampai awal Juli stabil, di pertengahan bulan Juli ada kenaikan," kata Fajar saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (21/7/2020).

Dia mencontohkan kasus tiga pedagang Pasar Gardu, Kelurahan Lubang Buaya yang terkonfirmasi sehingga membuat pasar ditutup sementara.

Tepatnya sejak Sabtu (18/7/2020) hingga Senin (20/7/2020), beruntung 43 orang yang kontak erat dengan tiga pedagang tersebut negatif Covid-19.

"Mayoritas kasus terkonfirmasi di Cipayung tanpa gejala (asimptomatik). Kebanyakan isolasi mandiri di rumah dipantau Gugus Tugas RT/RW dan Puskesmas," ujarnya.

Fajar menuturkan hingga kini masih menunggu ketetapan Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait risiko penularan di wilayahnya.

Guna mencegah penularan meluas petugas tiga pilar Kecamatan Cipayung gencar melakukan razia PSBB dan sosialisasi protokol kesehatan.

Puskesmas Kecamatan Cipayung pun jemput bola melakukan pemeriksaan rapid test dan swab guna menemukan kasus baru Covid-19.

"Temuan kasus terkonfirmasi di Pasar Gardu juga karena penemuan kasus baru. Sampai hari ini masih kenaikan kasus belum mengarah ke zona merah," tuturnya.

Bila mengacu kategori yang ditetapkan BNPB maka risiko penularan terbagi empat, risiko tinggi atau zona merah, risiko sedang atau oranye.

Lalu risiko penularan rendah yang disebut zona kuning, dan tanpa kasus terkonfirmasi tapi tetap berisiko adanya penularan yakni zona hijau.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved