Mengenal Kambing Betawi, Hewan Dikebiri yang Dagingnya Diklaim Tak Bau Prengus
Zainuddin mengakui saat ini tak banyak yang tahu tentang jenis kambing Betawi, termasuk masyarakat Betawi sendiri.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa ada jenis kambing Betawi.
Penasaran dengan bentuk kambing Betawi?
Di showroom motor bekas yang dijadikan lapak hewan kurban di dekat Perempatan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tepatnya di seberang Pospol Pos Pengumben, sang penjual, Zainuddin, mengaku dirinya menjual kambing Betawi.
Pantauan TribunJakarta.com, secara sepintas, kambing Betawi yang ditunjukan oleh Zainuddin ukurannya memang lebih gemuk ketimbang kambing etawa atau kambing lokal yang juga dijualnya.
Gumpalan daging begitu terlihat di bagian perut kambing.
Zainuddin membenarkan hal tersebut. Kata dia, kambing Betawi ukurannya memang lebih berat karena merupakan kambing yang dikebiri.
"Kambingnya emang udah dikebiri dari usia sekitar lima bulan, makanya jadi lebih gemuk," kata Zainuddin sambil menjelaskan kambing Betawi yang dijualnya, Selasa (21/7/2020).
Selain dilihat dari bobotnya, bentuk wajah kambing Betawi memang berbeda dengan kambing jantan pada umumnya.
Wajah kambing Betawi terlihat lebih seperti kambing betina karena bentuknya yang tak seram dan tak berjenggot.
"Iya mukanya emang kayak betina karena kan dia dikebiri," kata dia.
Zainuddin menjelaskan, keunggulan kambing Betawi yang utama yakni dagingnya yang tak bau prengus.
"Kalau kambing biasa kan dagingnya bau prengus, kalau ini enggak. Lebih enak juga rasanya," kata Zainuddin.
• Mengukur Peluang Tiga Trah di Pilkada Tangsel, Pertarungan Dinasti Lama dan Calon Dinasti Baru
• Tiga Kali Rudapaksa Anak, Bapak di Depok Mengaku Khilaf, Setelah Ditangkap Polisi Baru Menyesal
• Kompas Gramedia Gelar Serangkaian Program Istimewa untuk Memperingati Seabad P.K. Ojong
Tak Banyak yang Tahu
Zainuddin mengakui saat ini tak banyak yang tahu tentang jenis kambing Betawi, termasuk masyarakat Betawi sendiri.
Karenanya, dia juga tak menyetok banyak kambing jenis tersebut.
Di lapaknya saja, Zainuddin hanya menyediakan dua kambing Betawi yang sudah dipesan oleh langganannya tiap tahun.
Harganya pun paling mahal dari semua kambing yang dijualnya yakni Rp 10 dan Rp 6,5 juta.
"Peminatnya enggak kaya dulu, yang tahu Betawi dulu yang udah pada sepuh," katanya sembari menyebut lokasi ternak kambing Betawi bisa ditemui di wilayah Ciputat dan Ciledug, Tangerang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/zainuddin-pedagang-hewan-kurban.jpg)