Breaking News:

Terapis Geruduk Balai Kota

Pakar Epidemiologi Minta Pelaku Tempat Hiburan Malam Tak Ngotot Beroperasi

Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia Pandu Riono bereaksi aksi demo yang digelar para pemandu karaoke.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Massa aksi dari Griya Pijat dan pemandu karaoke berunjuk rasa di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2020) pagi. 

"Mereka harus berembuk dan menyakinkan semua pihak bahwa tempantnya aman," sambungnya.

Segini Harga Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon yang Bakal Diborong Prabowo Subianto

Hal ini ia sampaikan berkaca dari kasus pembukaan tempat hiburan malam di Korea Selatan yang justru kembali meningkatkan kasus Covid-19.

Padahal, negeri gingseng tersebut sebelumnya telah dinyatakan bebas Covid-19 atau 0 kasus.

"Namun tiba-tiba angkanya naik lagi dan tempatnya jadi ditutup lagi. Nah, dari pada nanti mereka beroperasi, kemudian ditutup lagi karena ada kasus baru, sebaiknya dipersiapkan (protokolnya) dulu," tuturnya.

Kepala Bidang Induatri Pariwisata, Disparekraf DKI Jakarta Bambang Ismadi mengatakan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 DKI telah memutuskan bahwa tempat hiburan malam belum bisa beroperasi.

Evakuasi Motor Warga, Petugas Damkar Nyebur ke Septik Tank Sedalam 5 Meter

Hal ini dikatakannya usai menemui perwakilan pendemo siang tadi di Balai Kota DKI Jakarta.

"Intinya mereka minta agar usaha mereka bisa buka. Kami sampaikan bahwa untuk saat ini memang belum boleh buka," ucapnya.

Meski demikian, ia mengaku pihaknya memberikan solusi dengan memperbolehkan tempat karaoke, bar, san industri hiburan lainnya yang juga memiliki usaha restoran di dalamnya untuk buka.

Atta Halilintar Akui Bakal Marah Gara-gara Hal Sepele Ini, Ayu Ting Ting Sampai Melongo: Serius Ta?

Dengan catatan hanya reatoran yang boleh buka, sedangkan karaoke dan usaha lainnya belum diizinkan beroperasi.

"Kami minta agar seluruh pengusaha memahami dan mematuhi keputusan ini," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved