Breaking News:

Food Story

Sepotong Sejarah Sosok H Sutan Mangkuto: Jadi Perintis Soto Padang Sejak 1966 di Ibu Kota

Mangkuto bersama adiknya memulai usaha soto di Kota padang pada tahun 1942.

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Nelly (66), anak kedua Mangkuto dari empat bersaudara berdiri di dekat lukisan wajah ayahnya, Mangkuto. Nelly kini menjadi salah satu peneru usaha Soto Padang H Sutan Mangkuto di Jalan Pintu Air No. 26, Pasar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa (21/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Kelezatan semangkuk soto padang H Mangkuto menjadi primadona warga Ibu Kota sejak 1966.

Bisa dibilang ia merupakan perintis soto padang di Jakarta.

Nelly (66), generasi kedua penerus usaha Soto Padang H Sutan Mangkuto, mengisahkan ide memulai usaha soto berasal dari adik dan adik iparnya Mangkuto.

"Awalnya itu ide dari adik perempuan (dari Mangkuto) dan suaminya. Karena apa? Karena mereka melihat makanan padang udah biasa. Sarat akan santan seperti rendang, gulai kikil, ayam dan ikan," cerita Nelly kepada TribunJakarta di Restoran Soto Padang H Sutan Mangkuto pada Selasa (21/7/2020).

Mangkuto bersama adiknya memulai usaha soto di Kota padang pada tahun 1942.

Saat itu, usaha soto padangnya sudah terkenal. 

Sebabnya, di masa itu rumah makan yang menyajikan soto padang sangat jarang ditemui.

"Saat itu restoran khusus yang menjual soto padang baru restoran bapak saya. Khusus soto saja, enggak ada rendang dan lauk lainnya," lanjutnya.

Lambat laun seiring populernya usaha soto padangnya, Mangkuto diajak membangun usaha soto oleh pemilik restoran padang di Jakarta.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved