Suami Jual Istri di Cianjur: Terima Fee, Cuma Nonton Sampai Ikut Main Bertiga

Pasangan suami istri di Cianjur terlibat dalam prostitusi online. Sang suami mengambil fee sampai ikut bermain bertiga.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
brianzeiger.com
Ilustrasi 

Pelaku inisial EY (48) menjajakan istrinya H (51) lewat aplikasi pesan MiChat dengan tarif Rp 400.000 sekali kencan.

Praktek prostitusi online ini terbongkar saat polisi mengamankan pelaku dan korban dari sebuah tempat di daerah Cibeber.

Dari tangan pelaku diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua buah telepon seluler, uang tunai sebesar Rp 400.000, dan dua bungkus kondom belum pakai.

Pelaku diancam pasal berlapis tentang Pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan atau pasal 296 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Sempat Ikut Nonton

Ilustrasi video mesum
Ilustrasi video mesum (ist/ Surya.co.id)

Selain praktik prostitusi tersebut dilakukan atas kesepakatan berdua, tersangka juga kadang ikut bermain saat istrinya sedang melayani pelanggan.

“Dari enam kali istrinya melayani pelanggan sejak awal tahun ini, tersangka mengaku sempat beberapa kali ikut main,” kata Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton kepada Kompas.com di halaman Mapolres Cianjur, Senin (20/7/2020).

Praktik threesome tersebut, sebut Anton, dilakukan atas kesepakatan bertiga, antara tersangka, korban atau istrinya, dan pelanggan.

“Namun, tersangka juga pernah hanya menonton, tidak ikut main,” ujar dia.

Disebutkan, tersangka sendiri diamankan bersama korban di sebuah kamar penginapan. "Tersangka mengantar istrinya untuk melayani pelanggan.

Saat kita amankan, diduga mereka akan berbuat itu juga (threesome) dengan calon pelanggannya," kata Anton.

Kondisi ekonomi keluarga yang sedang bermasalah membuat pasangan suami istri di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, gelap mata.

Adalah EY (48) dan H (51), pasutri asal Samolo, Karangtengah, Cianjur yang memutuskan terjun ke dunia prostitusi online berbasis aplikasi pesan MiChat.

EY sendiri kini meringkuk di sel tahanan Polres Cianjur sebagai tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved