Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Gubernur Anies Sebut Usaha Mikro Paling Terpukul Imbas Pandemi Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, krisis ekonomi yang kini dihadapi berbeda dibandingkan saat krisis moneter pada 1998 lalu.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi Rabu (22/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pandemi Covid-19 yang mulai masuk Indonesia sejak Maret lalu berdampak besar pada sektor ekonomi, tak terkecuali di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, krisis ekonomi yang kini dihadapi berbeda dibandingkan saat krisis moneter pada 1998 lalu.

Sebab, sektor usaha mikro masih menjadi penompang perekonomin nasional saat industri besar yang lebih modern terdampak krisis moneter 23 tahun silam.

“Kalau sekarang, kita merasakan sektor mikro kecil itu terdampak. Bahkan, bisa dibilang yang paling parah,” ucapnya saat diskusi daring, Rabu (22/7/2020).

Oleh karenanya, kini Pemprov DKI memiliki tantangan besar untuk kembali menumbuhkan ekonomi mikro yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 ini.

“Tantangannya saat ini, bagaimana kami bisa memberikan paket-paket kebijakan. Termasuk akses kepada fasilitas kegiatan usaha, mulai dari fasilitas kredit hingga pasar yang bisa membuat mereka berkembang,” ujarnya.

Beberapa paket kebijakan untuk memberi stimulus kepada para pelaku usaha mikro pun sudah mulai diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Seperti, pemberian perizinan yang sifatnya jemput bola hingga membantu proses pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi pelaku usaha.

Sebab, proses administrasi itu harus dipenuhi sebagai salah satu syarat pengajuan kredit modal usaha dari BUMD DKI Jakarta yang bergerak di dunia perbankan, yaitu Bank DKI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved