Antisipasi Virus Corona di DKI
Pemprov DKI Sebut Ada 3 Perusahaan Ditutup Sementara karena Pegawainya Positif Covid-19
Andri Yansyah menyebut, ada tiga perusahaan yang telah melaporkan ada pegawainya yang terpapar Covid-19.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta Andri Yansyah menyebut, ada tiga perusahaan yang telah melaporkan ada pegawainya yang terpapar Covid-19.
“Ada tiga perusahaan yang sudah melapor,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2020).
Meski enggan menyebut nama ketiga perusahaan itu, namun Andri mengatakan, ketiganya berada di kawasan Jakarta Timur.
“Enggak boleh kami kasih tahu, tapi daerahnya Jakarta Timur itu tiga-tiganya,” ujarnya.
Dari ketiga perusahaan itu, Andri mengatakan, ada satu karyawan terpapar Covid-19 yang akhirnya meninggal dunia.
“Satu perusahaan rata-rata satu (positif Covid-19). Tapi, ada yang begitu dia masuk rumah sakit, dua tiga hari kemudian meninggal,” kata Andri.
“Yang meninggal ada di satu perusahaan, dua lainnya masih di rawat,” sambungnya.
Kini, ketiga perusahaan itu pun telah melakukan sterilisasi gedung dan pemeirksaan Covid-19 terhadap seluruh karyawannya.
“Mereka lapor, ada (pegawainya) positif. Lalu, mereka kerja sama dengan Siloam untuk tes seluruh pegawainya, terus tutup,” tuturnya.