Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Terjaring Razia Masker, Warga Depok Bingung Bayar Denda Rp 50 Ribu Hingga Keluhkan Minim Sosialisasi

Mereka yang terjaring diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50.000 yang dibayarkan langsung di tempat menggunakan kwitansi bertuliskan Bank BJB

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kegiatan penertiban masyarakat yang tak mengenakan masker di Kota Depok. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Hari pertama razia Safari Bermasker yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, tercatat puluhan orang terjaring razia lantaran tak menggunakan masker.

Razia yang digelar sejak Kamis (23/7/2020) pagi hingga petang ini mendapati 58 warga yang melanggar aturan bermasker.

Mereka yang terjaring diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50.000 yang dibayarkan langsung di tempat menggunakan kwitansi bertuliskan Bank BJB.

Seorang diantaranya adalah Sarinah, warga Depok yang terjaring petugas lantaran tak menggunakan masker saat menumpang angkutan kota (Angkot).

Wanita yang bekerja sebagai buruh cuci dan gosok baju ini pun diminta membayar denda Rp 50.000.

"Keberatanlah (bayar denda), saya orang susah, orang tidak punya, jadi biar bagaimana pun juga saya keberatan. Uang Rp 50.000 besar bagi saya buat jajan anak," tutur Sarinah kepada wartawan di pertigaan lampu merah Juanda, Beji, Depok, Kamis (23/7/2020).

Meski demikian, Sarinah mengaku bahwa dirinya mengetahui adanya razia tersebut lantaran sebelumnya sudah disosialisasikan kepada masyarakat Kota Depok sejak 20-22 Juli 2020.

Namun, alasan terburu-buru yang menjadi alasan sejuta umat ini dikatakan Sarinah menjadi penyebab dirinya lupa menggunakan masker.

Ibu tiga anak ini mengaku, sehari-hari biasanya kerap menggunakan masker saat berada di luar rumah, namun sayang hari ini Sarinah harus mengeluarkan uang Rp 50.000.

"Sebenernya sih saya butuh buat makan sehari-hari, karena penghasilan dari cuci gosok Rp 300.000 itu juga dibayarnya perharinya Rp 50.000. Cuma karena terpaksa aja ngga apa-apa," katanya.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved