Antisipasi Virus Corona di DKI
Gubernur Anies Klaim Mampu Periksa 10.000 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi dengan 47 laboratorium untuk menguji spesimen Covid-19.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi dengan 47 laboratorium untuk menguji spesimen Covid-19.
Puluhan laboratorium itu terdiri dari laboratorium milik pemerntah pusat maupun swasta.
Dengan berkolaborasi dengan puluhan laboratorium itu, kapasitas pengujian spesimen Covid-19 dapat menguji hampir 10.000 spesimen setiap harinya.
"Kolaborasi 47 laboratorium Jakarta ini menghasilkan kapasitas testing maksimal 9.769 spesimen per hari," ucapnya dalam video yang dilihat TribunJakarta.com dari akun youtube Pemprov DKI, Sabtu (25/7/2020).
"Jadi, sudah hampir 10.000 spesimen per harinya," sambungnya.
Secara kumulatif, Anies menyebut, kini pihaknya telah melakukan pengujian hampir 500 ribu spesimen Covid-19.
Jumlah ini pun bakal terus bertambah, memgingat Pemprov DKI semakin gencar melakukan penelurusan di pusat-pusat keramaian dan komunitas masyarakat.
"Jumlah total yang sudah kami lakukan kalau dihitung spesimen hampir 500 ribu, tepatnya 499.410 spesimen," ujarnya.
Adapun dalam sepekan terakhir, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI telah melakukan pemeriksaam sampel menggunakan metode PCR terhadap 39.268 orang atau 3.688 per satu juta penduduk.
Angka ini dikatakan Anies, jauh berada di atas standar yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO), yaitu 1.000 orang per satu juta penduduk tiap minggunya.
"WHO standarkan 1.000 per 1 juta penduduk dalam seminggu. Jadi kita sudah di atasnya," kata Anies.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/anies-baswedan-saat-melayat-taka-432372020.jpg)