Penganiayaan Anak di Duren Sawit
Ayah Penganiaya di Duren Sawit Jakarta Timur juga Aniaya Adik Perempuannya
Linda Sari (29) dapat bernafas lega karena keponakan perempuannya, RPP (12) tak lagi dianiaya sang kakak, Abdul Mihrab (40).
Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Linda Sari (29) dapat bernafas lega karena keponakan perempuannya, RPP (12) tak lagi dianiaya sang kakak, Abdul Mihrab (40).
Dia mengaku lega Abdul yang merupakan ayah kandung RPP sudah berstatus tersangka dan mendekam di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur.
Perlawanan saat membela RPP dari penganiayaan yang dilakukan Abdul pada Rabu (22/7/2020) hingga membuatnya terluka tak sia-sia.
"Pas korban diseret saya nyoba menarik anaknya (RPP), jadi saya ikut keseret juga. Dia (Abdul) lempar saya pakai bangku kayu juga, kena kepala," kata Linda di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (27/7/2020).
Lemparan bangku kayu rakitan dengan panjang sekitar 25 sentimeter itu mengakibatkan bagian dahi Linda memar cukup parah.
Meski terluka dan kalah tenaga, Linda tetap berusaha menyelamatkan RPP, dia memaki dan mengancam melaporkan Abdul ke polisi.
"Dia (Abdul) juga sempat melemparin saya pakai botol kaca, tapi untungnya enggak kena. Saya berhasil menghindar, kalau yang dilempar bangku kena," ujarnya.
Saat membuat laporan di Satreskrim Polrestro Jakarta Timur pada Kamis (23/7/2020) atau usai Abdul diringkus sekira pukul 01.00 WIB.
Penyidik Satreskrim Polrestro Jakarta Timur sudah memberitahukan bahwa Linda juga bisa melapor sebagai korban penganiayaan Abdul.
"Tapi karena fokus saya yang penting anak ini (RPP), jadi saya enggak buat. Kalau di kasus Abdul saya sebagai pelapor, kembaran saya jadi saksi," tuturnya.
Linda mengaku tak masalah luka akibat terkena lemparan bangku, dia kini hanya memikirkan bagaimana agar RPP memiliki masa depan cerah.
Pihak keluarga juga berharap jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur segera menetapkan Ade Rohmah Widyaningsih (40) jadi tersangka.
Ade yang berstatus istri siri Abdul tak hanya diam saat RPP dianiaya, dia sudah lama memaksa RPP bekerja hingga menelantarkannya.
Buruknya perlakuan Abdul dan Rohmah membuat bocah warga Kecamatan Duren Sawit itu hingga kini masih trauma dan ketakutan.
"Saya juga baru tahu kalau anak ini dipaksa kerja pas saya tanya. Katanya pagi dipaksa bangun, ikut ibunya kerja jadi asisten rumah tangga. Makanya saya mau dia dipenjara juga," lanjut Linda.