Kebakaran di Madrasah Al-Akhyar Pisangan Timur Pulogadung Jakarta Timur, Damkar: Gudang Terbakar

Madrasah Al-Akhyar di Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur terbakar pada Minggu (26/7/2020) sekira pukul 23.31 WIB.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
Tribunnews.com
Ilustrasi Kebakaran 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Madrasah Al-Akhyar di Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur terbakar pada Minggu (26/7/2020) sekira pukul 23.31 WIB.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan api melahap bagian gudang.

"Objek yang terbakar gudang. Api baru diketahui ketika sudah membesar di bagian gudang," kata Gatot di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (27/7/2020).

Meski kebakaran terlambat diketahui, upaya pemadaman mandiri yang dilakukan warga berhasil mencegah api merembet ke ruang lain.

Penumpang KRL dari 3 Stasiun Ini Diminta Gunakan Kartu Multi Trip Biasa Mulai 3 Agustus 2020

Saat dua unit mobil pompa berikut 10 personel Sudin PKP Jakarta Timur tiba di lokasi pukul 23.40 WIB, api sudah dalam tahap pendinginan.

Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat proses pemadaman di gudang Madrasah Al-Akhyar yang terbakar, Senin (26/7/2020).
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat proses pemadaman di gudang Madrasah Al-Akhyar yang terbakar, Senin (26/7/2020). (Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur)

"Kita mulai pemadaman pukul 23.43 WIB, selesai pukul 00.00 WIB. Untuk penyebab kebakaran dari pemeriksaan kita diduga akibat korsleting," ujarnya.

Gatot menuturkan tak ada korban dalam kebakaran di gudang seluas 100 meter persegi itu, sementara kerugian materil ditaksir Rp 10 juta.

Korsleting sendiri jadi pemicu nomor satu kebakaran di Jakarta Timur, sejak Januari hingga pertengahan Juli 2020 tercatat 165 kebakaran terjadi.

Inilah Daftar Halte Bus Transjakarta yang Tersedia Mesin Pembelian Tiket Bagi Para Penumpang

"Penyebab akibat korsleting mencapai 112 kasus. Kami mengimbau masyarakat lebih waspada. Apalagi saat musim kemarau, agar penggunaan aliran listrik lebih diperhatikan lagi," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved