Breaking News:

Ketua RT di Bandung Bunuh Warga Pakai Tali Tambang: Dipicu Utang Rp 300 Ribu Berakhir Ditembak

Ketua RT di Kabupaten Bandung, S alias Ucok tega menghabisi nyawa warganya sendiri bernama Cece menggunakan tali tambang.

KOMPAS.COM/AGIE PERMADI
Ketua RT pelaku pembunuhan warganya di Kabupaten Bandung. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG - Ketua RT di Kabupaten Bandung, S alias Ucok tega menghabisi nyawa warganya sendiri bernama Cece menggunakan tali tambang.

S merupakan ketua RT di kampung Rancamulya, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Ia nekat membunuh Cece di kediaman korban pada Sabtu (11/7/2020).

Polisi akhirnya menembak kaki Ucok karena pelaku berusaha melawan dan melarikan diri.

Ucok juga diduga telah merencanakan aksinya membunuh warga karena ingin mengusai harta korban.

Pelaku memiliki utang sebesar Rp 300 ribu. Setelah membunuh, ia pun mengambil uang korban sebesar yang disimpan di kaleng bekas di atas tempat tidur korban.

Dikutip dari Kompas.com, peristiwa ini terjadi saat pelaku yang bertamu seorang diri ke rumah korban pada malam hari berpura-pura untuk meminta maaf lantaran belum dapat membayar utangnya kepada korban sebesar Rp 300.000.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taufik tengah memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan Ketua RT kepada warganya, di Mapolsek Ciwidey, Senin (27/7/2020).
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taufik tengah memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan Ketua RT kepada warganya, di Mapolsek Ciwidey, Senin (27/7/2020). (KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)

Namun ketika korban lengah tengah berjalan menuju ruangan musala di dalam rumah, pelaku langsung menjerat korban dari belakang dengan menggunakan seutas tali tambang ke leher korban hingga meninggal.

"Pelaku menjerat korban dengan tali (tambang) sehingga korban meninggal dunia," kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan saat konferensi pers di Mapolsek Ciwidey, Senin (27/7/2020).

Keesokan harinya, pelaku menghilang melarikan diri dari lokasi kejadian.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved