Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

2 Bulan Tutup karena Pandemi Covid-19, Penyewa Tenant di Bandara Halim Bingung Bayar Tagihan

meski pemasukan anjlok terdampak pandemi hingga harus menutup tokonya, mereka tetap harus membayar penuh biaya sewa.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Bandara Halim Perdanakusum terlihat sudah mulai dipenuhi oleh sejumlah oenumpang yang akan mudik menggunakan akodomasi trasnportasi udara ke sejumlah daerah di tanah air. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Penyewa tenant di Bandara Halim Perdanakusuma mengeluhkan kebijakan PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara di masa pandemi Covid-19.

Pasalnya meski pemasukan anjlok terdampak pandemi hingga harus menutup tokonya, mereka tetap harus membayar penuh biaya sewa.

Satu penyewa tenant di Bandara Halim Perdanakusuma, Dibyo mengaku keberatan dengan tagihan yang dibebankan pada bulan Mei dan Juni.

"Kalau disuruh bayar full jelas saya keberatan. Kan kita enggak jualan selama bulan Mei dan Juni. Kalaupun tetap suruh bayar, saya hanya bisa satu bulan," kata Dibyo di Makasar, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2020).

Menurutnya keringanan yang diberikan Angkasa Pura Sosial (APS) selaku pengelola tenant di Bandara Halim Perdanakusuma tak maksimal.

Yakni pada bulan April 2020 berupa pemotongan biaya sewa sebesar 20 persen, selebihnya pengusaha penyewa tenant membayar penuh.

Proses hingga mendapat keringanan pun tak mudah, para penyewa tenant harus mengajukan bersurat mengajukan permohonan lebih dulu.

"Saya tidak meminta uang sewa dihapus, tetapi meminta agar Angkasa Pura Solusi memberikan keringanan pembayaran sewa karena kondisi belum normal. Sehari cuman layanin satu orang, " ujarnya.

Dibyo dan para penyewa tenant di Bandara Halim Perdanakusuma mengeluhkan sudah berupaya membicarakan masalah dengan APS.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved