Breaking News:

Adaptasi Kebiasaan Baru, Jumlah Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Belum Normal

Memasuki tahap adaptasi kebiasaan baru, jumlah penerbangan pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta belum kembali normal.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin (tengah) saat ditemui di peresmian Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta yang baru, Selasa (28/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Memasuki tahap adaptasi kebiasaan baru, jumlah penerbangan pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta belum kembali normal.

Padahal, penumpang yang ingin keluar kota melalui Bandara Soekarno-Hatta sudah tidak dibebankan oleh SIKM.

Namun, tetap harus menyertakan surat keterangan bebas Covid-19 memalui rapid test atau swab test.

Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menerangkan, jumlah penerbangan hanya berjumlah 30 sampai 40 persen dari angka normal sebelum wabah Covid-19.

"Sekarang 30-40 persen dari kondisi normal, dalam artian setiap hari diangka 400-450 take off landing perharinya," ujar Awaluddin di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/7/2020).

Ia pun berharap kepada setiap penumpang untuk tetap mematuhi protokol Covid-19 di dalam setiap penerbangan.

Polisi Temukan Bocah 3 Tahun yang Diduga Diculik di Ulujami Jakarta Selatan

Pencuri Bermodus Pura-pura Jadi Pembeli, Bawa Kabur Motor Saat Korban Tulis Kwitansi

Juga selalu memperhatikan dokumen-dokumen pelengkap sebagai syarat terbang dan datang 2-3 jam sebelum keberangkatan.

"Yang paling penting kami pastikan protokol kesehatan sejalan dengan aktivitas pergerakan masyarakat itu harus berjalan seimbang," kata Awaluddin.

"Masyarakat harus patuh dan disiplin, wajib ikuti semua standar protokol kesehatan," tutup Awaluddin.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved