Breaking News:

Iduladha 2020

5.023 Hewan Kurban Diperiksa di Jakarta Utara, 59 Belum Layak Potong

Suku Dinas KPKP Jakarta Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap ribuan hewan kurban jelang Iduladha 1441 H, Jumat (31/7/2020) mendatang.

Dok. Sudin KPKP Jakarta Utara
Petugas dari Sudin KPKP Jakarta Utara memeriksa hewan kurban jelang Iduladha 1441 H yang jatuh pada Jumat (31/7/2020) mendatang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap ribuan hewan kurban jelang Iduladha 1441 H, Jumat (31/7/2020) mendatang.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara Unang Rustanto mengatakan, total sudah ada 5.023 ekor hewan kurban.

"Tim kami sudah melakukan pemeriksaan sejak Jumat minggu lalu. Secara bertahap kami lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di setiap lokasi," kata Unang, Rabu (29/7/2020).

Ribuan hewan kurban yang diperiksa tersebut ditampung di 52 tempat penampungan yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara.

Dari jumlah 5.023 hewan kurban, kebanyakan yang diperiksa ialah hewan jenis kambing.

"Hewan yang terdiri dari domba, kambing, kerbau dan sapi itu tersebar di 52 lokasi penampungan di enam kecamatan se-Jakarta Utara yang terdiri dari 315 ekor domba, 2.995 kambing, 16 kerbau dan sapi sebanyak 1.657 ekor," kata Unang.

Iduladha, Simak Tips Simpan Daging Kurban yang Tepat Agar Tak Terkontaminasi Bakteri

Penjual Kucing dan Pembeli Batal Transaksi Berujung Penganiayaan, Pelaku: Gua Bolongin Pala Lu

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ada sebanyak 59 ekor hewan yang tidak memenuhi persyaratan.

"Terdiri dari 50 ekor ditemukan dalam kondisi sakit, satu ekor cacat, dan delapan ekor lainnya belum cukup umur. Hewan yang sakit lantaran kondisinya lemas, kurang nafsu makan, lecet, sakit mata dan diare," jelas Unang.

Terhadap hewan kurban yang belum memenuhi persyaratan, Tim Pengawas menyarankan hewan tersebut lebih dulu diobati sebelum dijual.

"Kalau yang cacat itu informasinya mengalami lumpuh lantaran terinjak-injak sapi lainnya saat perjalanan," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved