Breaking News:

Pasutri Muncikari Tawarkan Anak di Bawah Umur Via Facebook: Main di Kontrakan, Tarif Rp 500 Ribu

Pasangan suami istri (Pasutri) di Tulangbawang Lampung menjadi muncikari anak dibawah umur.

Tribunlampung.co.id/Endra
Pasangan suami istri menjadi muncikari anak di bawah umur di Tulangbawang, Lampung. 

TRIBUNJAKARTA.COM, LAMPUNG - Pasangan suami istri (Pasutri) di Tulangbawang Lampung menjadi muncikari anak di bawah umur.

Aksi mereka akhirnya terbongkar aparat.

Pasutri muncikari berinisial SF (24) dan SU (27) menjajakan anak di bawah umur via Facebook.

Mereka menawarkan tarif Rp 500 ribu sekali main di kontrakan.

Dikutip dari TribunLampung, terbongkarnya kasus prostitusi online dan perdagangan anak di bawah umur berawal adanya informasi dari masyarakat.

Dalam informasi yang didapat itu, disebutkan bahwa di kontrakan Sinta dan Sukendi kerap menjadi tempat transaksi seks dengan korban anak di bawah umur.

Pasangan suami istri menjadi muncikari anak di bawah umur di Tulangbawang, Lampung.
Pasangan suami istri menjadi muncikari anak di bawah umur di Tulangbawang, Lampung. (Tribunlampung.co.id/Endra)

"Pada hari Sabtu 18 juli 2020 sekira pukul 22.00 wib, anggota reskrim Polsek Banjar Agung mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Kampung Warga Makmur Jaya Kecamatan Banjar Agung terdapat tempat prostitusi. Anggota polsek banjar agung dan tim Tekab 308 Polres Tuba melakukan penyelidikan," terang Kapolres Tuba AKBP Andy Siswantoro, saat ekspose di Mapolres Tuba, Rabu (29/07/2020).

Atas informasi tersebut, pada hari Minggu tanggal 19 Juli 2020 sekira jam 01.00 wib, polisi berhasil mengamankan empat orang yang diduga pelaku prostitusi dan perdagangan orang dikontrakan milik Sinta dan Sukendi.

"Ke empat orang tersebut dibawa ke Polres Tulangbawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," papar Kapolres.

Tawarkan Via Facebook

Pasangan suami istri menjadi muncikari anak di bawah umur di Tulangbawang, Lampung.
Pasangan suami istri menjadi muncikari anak di bawah umur di Tulangbawang, Lampung. (Tribunlampung.co.id/Endra)
Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved