Breaking News:

Pembunuhan Sadis Pasutri Diduga Bisnis Love Bird, Istri Hamil 8 Bulan Hingga Banyak Bercak Darah

Pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Tegal dibunuh secara sadis di kediamannya, Rabu (29/7/2020) dini hari.

Net
Ilustrasi mayat 

Sosok Korban

Perwakilan keluarga korban Handi, yaitu Kakek Ramli (67) mengatakan, korban Handi yang merupakan cucunya semasa hidup adalah sosok anak yang pendiam.

Handi dan istri baru menikah sekitar setahun dan sebentar lagi akan memiliki anak.

Handi merupakan warga asal Duren Sawit, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

Cerita Jubaedah Bertukar Tugas Dengan Suaminya yang Sakit, Mata Menjulur Keluar Tanpa Sebab

Citra berasal dari Comal, Kabupaten Pemalang.

Menurut Ramli, sang cucu tidak pernah berbisnis burung tetapi memiliki counter HP dan menjadi agen.

"Saya terakhir kali ketemu dengan korban, cucu saya Handi sekitar sebulan yang lalu. Keluarga semua ada di Duren Sawit. Saya tidak pernah mendengar korban memiliki masalah dengan siapa pun karena anaknya pendiam. Sama saya saja jarang komunikasi, kecuali ada perlu," terangnya.

Ramli menuturkan, Handi merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Ayahnya bernama Sudarto, ibu Ma'rifah.

Korban memang hanya tinggal berdua karena keluarga lain ada di Duren Sawit.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved