Iduladha 2020

Masjid di Kluster Covid-19 Wijaya Kusuma Grogol Petamburan Diminta Tak Gelar Salat Iduladha

Masih menjadi kluster Covid-19, Masjid di RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diminta tak menggelar Salat Iduladha.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Akses masuk menuju RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang jadi kluster Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Masih menjadi kluster Covid-19, Masjid di RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diminta tak menggelar Salat Iduladha 1441 H.

Lurah Wijaya Kusuma, Novi Indria Sari mengatakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus masjid tersebut untuk tak menggelar Salat Iduladha mengingat wilayah itu masih dilangsungkan karantina mandiri.

"Karena terkait ada kasus itu ( kluster Covid-19) maka untuk di RW 05 ada masjid pinggir jalan itu kita mengimbau untuk tidak diadakan dulu ( Salat Iduladha)," kata Novi saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Selain di masjid RW 05, Novi memastikan masjid lain di wilayah Wijaya Kusuma diperbolehkan menggelar Salat Iduladha dengan menerapkan protokol kesehatan.

Persita Tangerang & 3 Tim Liga 1 Belum Tentukan Sikap, PT LIB Segera Putuskan Stadion Usai Iduladha

Kendati ada kluster Covid-19, Novi memastikan wilayah RW 05 belum dikategorikan sebagai zona merah Covid-19.

"Minggu depan baru kita tahu apa ada penambahan atau tidak (jumlah yang terpapar) itu ditentukan zona merahnya. Sampai dengan ini zona kuning," kata Novi.

Diberitakan sebelumnya, kluster Covid-19 terjadi di wilayah RW 05, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat dimana ada 30 kasus baru Covid-19 pada pekan lalu.

Kluster tersebut berasal dari para warga yang sempat bertakziah dan tahlilan di salah satu rumah warga yang meninggal.

Bigetron RA dan Morph Team ke Super Weekend, Simak Hasil dan Klasemen PMWL East Season 2020

Hal itu berawal saat anak dari warga yang meninggal itu diketahui terpapar Covid-19.

Adapun sang ayah dari warga tersebut dipastikan meninggalnya bukan karena Covid-19.

Berdasar temuan itu, maka Puskesmas menggelar swab test kepada 94 warga yang tinggal di RT 01 dan 02 RW 05 pada Jumat (17/7/2020).

Novi mengatakan, untuk para warganya yang terpapar Covid-19 itu, sudah menjalani isolasi di sejumlah rumah sakit dan ada juga yang jalani isolasi mandiri di rumah.

Kalah Tawuran, Remaja di Kota Depok ini Turun Kelas Serang Bocah SD Untuk Lampiaskan Emosi

Sedangkan wilayah tersebut dilakukan karantina mandiri.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved