Breaking News:

Cegah Penumpukan Penumpang di Stasiun Bogor, Perum PPD Buka 3 Trayek Baru ke Jakarta

Kapasitas penumpang mengikuti protokol jaga jarak dari Kementerian Perhubungan yaitu maksimal 70 persen

Dokumentasi Perum PPD
Uji coba operasional tiga trayek baru Perum PPD yang melayani rute Stasiun Bogor menuju Jakarta, Senin (3/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) meluncurkan tiga trayek baru guna mengatasi lonjakan penumpang KRL di Stasiun Bogor.

Tiga trayek baru tersebut melayani rute Grand Central Bogor dekat Stasiun Bogor menuju Stasiun Juanda, Stasiun Tebet, dan Stasiun Manggarai.

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa mengatakan warga bisa mulai menjajal operasional bus ketiga trayek mulai Selasa (4/8/2020).

"Untuk sekali naik tarif yang ditawarkan selama masa promosi Rp 15 ribu. Kapasitas penumpang mengikuti protokol jaga jarak dari Kementerian Perhubungan yaitu maksimal 70 persen," kata Putu di Makasar, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2020).

Sebelum resmi melayani penumpang, pada Senin (3/8/2020) ketiga trayek sudah diuji coba dan diresmikan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Termasuk Kepala BPTJ Polana Banguningsih Pramesti guna memastikan tak lagi terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Bogor.

"Evaluasi kami lakukan sebulan sekali. Meski normalnya dalam menjalankan angkutan umum tiga bulan sekali. Karena sedang pandemi covid-19 jadi sebulan sekali akan kami tinjau," ujarnya.

Putu menuturkan dalam bus bernama Jabodetabek Residence Connexion (JRC) bakal tersedia Wi-Fi, stop kontak charger, air conditioner, reclining seat.

Hand sanitizer serta penerapan E-ticketing multikartu guna mencegah kontak langsung antar penumpang yang memicu penularan Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved