Breaking News:

Iduladha 2020

Naik 28 Persen, Ada 40.020 Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Iduladha

"Arus balik sebagaimana sudah diprediksi terjadi pada Minggu, kurang lebih ada 40.020 pax," kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2020) malam.

TribunJakarta/Ega Alfreda
Suasana check-in di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta yang sepi penumpang, Sabtu (16/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.con, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT. Angkasa Pura II mencatat adanya pelonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada saat arus balik mudik Lebaran Haji pada Hari Raya Iduladha 1441.

Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang mengungkapkan ada 40.020 pergerakan penumpang saat arus balik pada hari Minggu (2/8/2020).

"Arus balik sebagaimana sudah diprediksi terjadi pada Minggu, kurang lebih ada 40.020 pax," kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2020) malam.

Ia melanjutkan, angka di atas meningkat 28 persen bila dibandingkan hari biasa saat pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya.

"Kalau bisa kita bandingkan, saat tanggal 28 juli yang masih normal 31.000 penumpang itu di angka naik 28 persen," ujar Febri.

Tidak hanya penumpang, pelonjakan juga terjadi di pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

Febri mengatakan saat puncak arus balik, ada 459 pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

"Ada kenaikan 13 persen, rata-rata 400 di masa pandemi," tutur Febri.

Ia kembali menerangkan kalau kini penumpang yang keluar kota dari Bandara Soekarno-Hatta atau sebaliknya tidak dibebani lagi oleh dokumen Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM.

Keputusan tersebut mengikuti kebijakan Pemprov DKI Jakarta sejak 14 Juli 2020.

Febri menjelaskan, penumpang hanya diperiksa surat kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) dan keterangan bebas Covid-19 berdasarkan hasil rapid test atau swab test.

"Seperti biasa hanya e-HAC saja, ada barcode atau kartu kuning. Biasanya pake e-HAC bisa lebih mudah," jelas Febri.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved