Breaking News:

Kalung Emas Nenek 94 Tahun Dijambret di Pondok Aren: Modus Nanya Alamat

Kapolsek Pondok Aren, AKP Riza Sativa, mengatakan, kedua pria itu berkomplot menjambret kalung emas seberat 20 gram milik Sofia.

Istimewa
Tangkapan gambar kamera pengawas yang merekam aksi penjambretan di bilangan Pondok Kacang Timur, RT 3 RW 3, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (5/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Sofia, seorang nenek usia 94 tahun dijambret kalung emasnya oleh dua pria tidak dikenal saat sedang menyapu jalan di bilangan Pondok Kacang Timur, RT 3 RW 3, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (5/8/2020).

Kejadian tersebut terekam kamera pengawas. Terlihat jelas dua pria yang menaiki sepeda motor matic besar tanpa pelat nomor belakang, berhenti dan salah satu pria menyamperi Sofia.

Beberapa saat kemudian, pria tidak dikenal itu menarik sesuatu di leher Sofia.

Kapolsek Pondok Aren, AKP Riza Sativa, mengatakan, kedua pria itu berkomplot menjambret kalung emas seberat 20 gram milik Sofia.

Riza mengatakan, modus dari penjambret itu adalah berpura-pura menanyakan alamat.

"Korban berusia 94 tahun pada saat beliau sedang bersih-bersih di depan rumah. Tiba-tiba ada dua orang yang tidak dikenal. Salah satunya menanyakan alamat. Kemudian yang memenanyakan alamat tersebut menarik kalung tersebut," ujar Riza.

Kalung emas tersebut diperkirakan senilai Rp 8 juta.

"Kerugian yang dialami korban satu buah kalung emas dengan berat 20 gram, estimasi sekitar Rp 8 juta," ujarnya.

Survei Terbaru Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Unggul, Golput Mendominasi

Boncengan Naik Sepeda Motor, Jambret Tas di Bekasi Utara Akhirnya Diringkus Polisi

Jerinx Besok Kembali Dipanggil Polda Bali: SID Beri Dukungan, Pengacara Pastikan Kehadiran

Aparat sudah menggali keterangan saksi dan gelar perkara di lokasi, serta mengejar kedua pelaku yang langsung kabur.

"Kurang lebih tiga saksi yang sudah kita periksa. Reskrim Polsek Pondok Aren langsung ke TKP kemudian mencari saksi dan bukti yang dikumpulkan. Saat ini tengah proses penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved