Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pasien Positif Covid-19 Asal Klaster Perkantoran Bertambah Lagi, Pemprov DKI Tutup 31 Perusahaan

Bagi perkantoran yang diterpapar Covid-19, penutupan sementara hanya dilakukan selama tiga hari untuk proses sterilisasi gedung.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana gedung perkantoran di Jakarta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jumlah klaster Covid-19 di area perkantoran terus bertambah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, sampai saat ini sudah ada 31 perkantoran yang ditutup sementara terkait Covid-19.

"Dari 31 kantor itu, 24 kantor ditutup sementara karena ada laporan kasus positif Covid-19, sedangkan 7 kantor lainnya ditutup karena melanggar protokol kesehatan," ucapnya, Kamis (6/8/2020).

Bagi perkantoran yang diterpapar Covid-19, penutupan sementara hanya dilakukan selama tiga hari untuk proses sterilisasi gedung.

Selain itu, seluruh pegawai yang bekerja di perkantoran itu pun wajib mengikuti tes Covid-19.

"Penutupan karena kasus positif Covid-19 ini tidak berarti dilakukan pada seluruh gedung. Namun, hanya pada area yang ditemukan pegawai terjangkit Covid-19," ujarnya dalam keterangan tertulis.

"Kecuali, kasus positif Covid-19 terjadi secara masif ya," sambungnya menjelaskan.

Meski mengakui ada perkantoran yang terlalar Covid-19, namun Andri enggan merinci jumlah pegawai yang terpapar penyakit yang disebabkan virus corona (SARS-CoV-2) itu.

Berikut daftar perusahaan yang ditutup akibat terpapar Covid-19 :

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved