Mayat Wanita Terikat Tali di Apartemen

Rencana Pernikahan Kandas, Pria di Depok Bawa Palu Bunuh Pacarnya di Apartemen: Dikhianatin Mulu

Polres Metro Depok telah menangkap pembunuh wanita yang ditemukan tewas dalam kamar Apartemen di Margonda, Depok.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
FM (37) ketika diamankan di Polres Metro Depok, Kamis (6/8/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Polres Metro Depok telah menangkap pembunuh wanita yang ditemukan tewas dalam kamar Apartemen di Margonda, Depok.

Terungkap wanita berinisial AO (36) itu tewas ditangan sang pacar berinisial FM (37).

Bahkan, FM telah menyiapkan palu hitam dengan gagang kayu berwarna coklat serta lakban untuk menghabisi nyawa kekasihnya pada Selasa (4/8/2020).

FM pun harus mengubur rencana pernikahannya dengan AO.

Keduanya berstatus janda dan duda,

Siapkan Palu

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Wakapolresta Bandung, AKBP Antonius Agus Rahmanto, menunjukkan barang bukti pembunuhan, Kamis (6/8/2020).
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Wakapolresta Bandung, AKBP Antonius Agus Rahmanto, menunjukkan barang bukti pembunuhan, Kamis (6/8/2020). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M)

FM mengakui sudah mempersiapkan palu tersebut sebelum bertemu dengan korban.

“Saya bawa palu juga, sama lakban. Kalau tali ada di ruangan. Saya pikirnya buat pingsan saja,” kata FM di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Kamis (6/8/2020).

FM menuturkan penyerangan tersebut dilakukan ketika korban sedang dalam kondisi tidur telungkup diatas kasur sambil memainkan gawainya.

Saat itu juga, ia langsung menghantam kepala korban menggunakan palu tersebut hingga beberapa kali, dan menyasar bagian tubuh yang lainnya juga.

“Dipukul di bagian belakang tiga kali, di muka satu kali, di dagu, kemudian ditutup mulutnya pakai tangan saya, pas masih lagi ngelawan dia telentang, terus saya tindih terus saya tutup pakai tangan. Terus jari saya digigit,” kata FM.

Barang bukti yang diamankan petugas dari lokasi kejadian dan pelaku, Kamis (6/8/2020).
Barang bukti yang diamankan petugas dari lokasi kejadian dan pelaku, Kamis (6/8/2020). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Tak berselang lama, korban pun semakin lemas hingga tak sadarkan diri.

Saat itu, FM mengakui dirinya tak tahu apakah korban pingsan atau sudah tewas.

Kemudian, korban pun dinaikkan ke atas ranjang, barulah pelaku mengikat kaki, tangan, serta menutup mulut korban menggunakan lakban.

Warga Bekasi Wajib Hentikan Segala Aktivitasnya Selama 3 Menit saat 17 Agustus 2020

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved