Breaking News:

Anggap Toa Tak Relevan Jadi Alat Peringatan Dini Banjir, Anies: Ini Boleh Jadi Masuk Museum

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta BPBD DKI Jakarta tidak lagi menggunakan pengeras suara Toa sebagai alat peringatan dini banjir.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Toa peringatan dini banjir yang dipasang Pemprov DKI Jakarta di Pos RW 07 Kelurahan Bidara, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tidak lagi menggunakan pengeras suara Toa sebagai alat peringatan dini banjir.

Hal ini disampaikan Anies dalam video rapat pimpinan (Rapim) yang ditayangkan akun youtbe Pemprov DKI Jakarta.

Dalam video itu, Anies menyebut, pengeras suara tak relevan dijadikan sistem peringatan dini (early warning system) bencana banjir.

“Ini bukan early warning system, tapi ini TOA dan TOA this is not a system,” ucapnya dalam video yang dilihat TribunJakarta.com, Sabtu (8/8/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menyindir BPBD yang termakan bujuk rayu dari salah satu perusahaan asal Jepang.

Awalnya, perusahaan itu mempromosikan TOA sebagai alat peringatan dini banjir dengan memberikan hibah beberapa set pengeras suara.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melayat Taka (43), petugas PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat yang tewas usai menjadi korban tabrak lari, Kamis (23/7/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melayat Taka (43), petugas PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat yang tewas usai menjadi korban tabrak lari, Kamis (23/7/2020). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Anies pun menilai, TOA lebih efektif digunakan sebagai alat peringatan dini bencana tsunami dibandingkan dengan banjir.

Sebab, air kiriman dari Bendung Katulampa, Bogor cenderung membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum akhirnya menerjang wilayah Jakarta.

“Kalau banjir kira-kira antara peringatan dengan kejadian berapa menit? Ya lama, kenapa pakai alat begini,” tanya Anies ke anak buahnya itu.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved