Breaking News:

Pemprov DKI Pakai Dana Pemulihan Ekonomi Rp 850 M untuk Lanjutkan 4 Proyek Pembangunan Infrastruktur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mendapat jatah Rp 850 miliar dari dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho saat ditenui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Bina Marga DKI Jakarta mendapat jatah Rp 850 miliar dari dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pascapandemi Covid-19.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk melanjutkan proyek pembangunan yang sudah dilakukan sejak 2019 lalu.

"Anggaran itu untuk empat kegiatan, flyover ada tiga dan underpass satu," ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2020).

Adapun tiga proyek flyover itu meliputi pembangunan flyover Lenteng Agung, Tanjung Barat, dan Cakung.

Sedangkan, satu proyek jalur lintas bawah yang dimaksud Hari ialah proyek underpass Senen.

"Jadi, dana itu untuk pembebasan lahan plus penyelesaikan konstruksi empat proyek tadi," ujarnya.

Bila dana PEN itu cair Agustus ini, Hari optimis pengerjaan keempat proyek infrastruktur itu rampung pada akhir tahun ini.

"Tadinya mau dibayar 2021, tapi pengerjaan konstruksi sudah nanggung. Jadi, saya hajar habis di 2020 selesai," kata dia.

"Saya jamin Desember orang sudah pada bisa pakai, sudah selesai," sambungnya menjelaskan.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved