Resepsi Pernikahan Drive Thru di Bekasi
Wedding Drive-thru Diklaim Lebih Hemat Biaya Katering, Ini Alasannya
Terkait dengan biaya katering yang lebih hemat, Khais menjelaskan, dalam konsep wedding drive-thru ini, tamu tetap disediakan makanan
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pasangan pengantin Yunita dan Karim melangsungkan resepsi pernikahan dengan konsep drive-thru di halaman parkir ruko Bekasi Town Square, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu, (8/8/2020).
Khais Akbar, selaku wedding organizer (WO) yang menyelenggarakan acara tersebut mengkaim, biaya pesta pernikahan drive-thru ini dinilai lebih hemat biaya katering.
Dia mengatakan, konsep wedding drive-thru ini muncul akibat pandemi Covid-19 yang belum juga mereda.
Pelaku usaha jasa WO seperti dirinya, tentu sangat terdampak ketika, hampir sebagian besar calon pasangan pengantin menunda acara resepsi pernikahan.
"Tentu sangat terdampak buat kita selaku pelaku usaha, makanya konsep wedding drive-thru ini sebenarnya solusi di tengah pandemi buat warga yang mau melangsungkan pernikahan," kata Khais.
Terkait dengan biaya katering yang lebih hemat, Khais menjelaskan, dalam konsep wedding drive-thru ini, tamu tetap disediakan makanan.
Bedanya, makanan disadikan dalam bentuk boks yang disediakan untuk tiap satu tamu undangan.
"Kalau di drive-thru ini sekali jalan sekali makanan udah mereka pulang bisa dipangkas jauh lumayan (biaya katering)," jelasnya.
Biaya katering dalam setiap acara pernikahan kata Khais, merupakan biaya yang memiliki porsi cukup besar.
Hampir sekitar 50 persen dari biaya pernikahan, dihabiskan untuk kebutuhan katering tamu.
Dia mencontohkan, jika dalam acara resepsi normal, biaya katering tentunya akan bertambah sesuai keinginan sajian makanan yang beragam.
Jika suatu pernikahan mengundang sebanyak 1300 tamu, pihaknya akan menyediakan sebanyak dua kali lipat atau 2600 porsi katering.
Namun, 2600 itu belum termasuk sajian makanan seperti makanan gubukan atau makanan ringan seperti es krim, siomay, bakso dan lain sebagainya.
"2600 itu cuma prasmanannya aja, belum makanan gubukannya, pasti akan berkali-kali lipat lagi untuk makanannya," terang dia.
"Misalnya kita datang ke kondangan enggak mungkin makan makanan gubukannya aja kan, pasti makanan prasmanan dulu, itu satu orang aja bisa tiga kali makan," terang dia.
Untuk acara resepsi pasangan pengantin Yunita dan Karim, biaya pernikahan drive-thru mencapai kurang lebih Rp150 juta dengan 1.300 undangan.
• Kisah Konsep Pernikahan Drive Thru di Bekasi, Pihak WO: Keluarga Pengantin Sempat Menolak
• Uniknya, Pengantin di Bekasi Gelar Resepsi Pernikahan Secara Drive-thru
• Bayern Vs Chelsea: The Blues Pincang Frank Lampard Pasang Target Sederhana di Liga Champions
Menurut Khais, biaya itu sejatinya bisa ditekan jika kedua mempelai mengurangi jumlah tamu undangan misalnya 500 tamu seperti pernikahan pada umumnya.
"Ini jauh lebih murah, kalau untuk 1300 undangan kondisi normal (bukan drive-thru) bisa menghabiskan biaya Rp300 jutaan," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mempelai-pengantin-saat-menyapa-tamu-undangan-di-atas-pelaminan.jpg)