Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Begini Penjelasan RSUD Kabupaten Bekasi Soal Petugas Pemulasaran Jenazah Diintimidasi Warga

Sumarti mengatakan, jenazah yang hendak dimakamkan itu berisial A dengan status pasien kasus probable Covid-19.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Intimidasi terhadap petugas pemulasaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi terjadi di wilayah Kecamatan Cikarang Utara. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG UTARA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi angkat bicara terakit petugas pemulasaran jenazah yang menjadi korban intimidasi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Sari, Cikarang Utara, Sabtu, (8/8/2020).

Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi Sumarti mengatakan, jenazah yang hendak dimakamkan itu berisial A dengan status pasien kasus probable Covid-19.

Kasus probable ini merupakan tingkatan pasien gejala ISPA (infeksi saluran penpasan akut) berat, meninggal dengan diagnosa sebagai Covid-19 meski belum ada hasil laboratorium PCR swab test.

Polisi Imbau Rumah Sakit Minta Pengawalan Tiap Kali Melakukan Pemulasaran Pasien Covid-19

"Tim medis covid dari kita menentukan ini memang covid probable dari klinisnya, dari laboratoriumnya dari radiusnya mendukung," kata Sumarti, Senin, (10/8/2020).

Hanya saja kata dia, dari hasil PCR swab test pertama, pasien bersangkutan memang dinyatakan negatif Covid-19.

Namun, pihak RSUD kata dia, memiliki pedoman penanganan Covid-19 secara bertahap dan tetap memperlakukan pasien sesuai protokoler.

"Kalau baru sekali pedomannya tetep diperlakukan seperti covid, itulah perbedaan persepsi masyarakat dengan klinis," jelasnya.

RSUD Kabupaten Bekasi sudah mengambil sampel spesimen pada pasien bersangkutan untuk pengujian PCR swab test kedua.

Tetapi belum sampai hasilnya keluar, pasien bersangkutan dinyatakan meninggal dunia dengan status probable Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved