Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Langgar Aturan PSBB, Pemprov DKI Sebut Tempat Karaoke di Mangga Besar Sudah Sebulan Beroperasi

Untuk mengelabui petugas, pihak pengelola hanya membuka sebagian ruang karaoke berlantai dua itu.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kabid Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Bambang Ismadi mengungkapkan, tempat karaoke Masterpiece yang berada di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat telah buka sejak sebulan lalu.

Padahal, Pemprov DKI Jakarta belum mengizinkan tempat karaoke buka selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

"Sudah hampir sebulan buka, jadi nyolong-nyolong gitu," ucapnya, Senin (10/8/2020).

Nekat Beroperasi Saat PSBB, Pemprov DKI Segel Tempat Karaoke di Mangga Besar

Untuk mengelabui petugas, pihak pengelola hanya membuka sebagian ruang karaoke berlantai dua itu.

"Dia punya dua lantai, tapi pas saya cek kemarin itu hanya satu saja yang buka. Di atas tutup total," ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat ketahuan beroperasi pada Jumat (7/8/2020) lalu, petugas juga menemukan beberapa pengunjung tengah asik karaoke.

"Cuma satu room, paling 3 sampai 5 orang," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bakal menyegel tempat karaoke Masterpiece yang berlokasi di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Sebab, tempat karaoke itu ketahuan beroperasi saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Bambang menyebut, pihaknya telah memanggil dan melayangkan surat peringatan (SP) 1 kepada pihak pengelola.

"SP 1 saja. Kami hanya sampai di sana dan beri rekomendasi untuk ditutup, disegel," tuturnya.

Surat rekomendasi penutupan itu pun diakui Bambang telah disampaikan kepada pihak Satpol PP.

"Baru kemarin (surat rekomendasi penutupan dikirim ke Satpol PP), hari ini diproses," ujarnya saat dikonfirmasi.

Selain itu, Disparekraf saat ini juga tengah berkoordinasi dengan Satpol PP terkait denda tambahan yang bakal dikenakan kepada pihak pengelola karaoke Masterpiece.

"Setahu saya, itu dikenakan denda antara Rp 10 juta sampai Rp 35 juta dan dilakukan penutupan sementara," kata Bambang.

"Itu ranahnya di Satpol PP jalau denda dan penutupan," sambungnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved