Breaking News:

106 Pengendara Tercatat Melanggar Ganjil Genap Hari Pertama di Jalan Gunung Sahari Jakarta Utara

Satlantas Wilayah Jakarta Utara mendata jumlah pelanggar ganjil genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Suasana penindakan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (10/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Satlantas Wilayah Jakarta Utara mendata jumlah pelanggar ganjil genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

Pada hari pertama penindakan tilang dalam penerapan kembali ganjil genap Senin (10/8/2020) kemarin, tercatat ada sebanyak 106 pelanggar.

"Pada hari pertama kemarin total 106 kendaraan. Sebanyak 47 kendaraan melanggar di pagi hari dan sisanya sore," kata Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara AKBP Rachmat Sumekar, Selasa (11/8/2020).

Dijelaskan Rachmat, kebanyakan dari para pelanggar itu ditilang saat melewati Jalan Gunung Sahari Raya dari arah Mangga Dua untuk menuju kawasan Senen.

Pertamina Hulu Energi Belum Tahu Sumber Tumpahan Minyak yang Cemari di Pulau Pari Kepulauan Seribu

Mereka yang melanggar selanjutnya dikenakan sanksi tilang dan harus membayar denda maksimal sebesar Rp 500 ribu sesuai ketentuan.

Melihat jumlah pelanggar yang berjumlah ratusan orang, diharapkan penerapan kembali ganjil genap di masa PSBB transisi terkait pencegahan Covid-19 ini bisa ditaati masyarakat.

"Kita harap masyarakat mentaati peraturan ganjil genap dan mengingat kembali jalan mana saja diberlakukan peraturan ganjil genap," harap Rachmat.

Diketahui penerapan sistem ganjil genap berlandaskan pada Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019, tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 155 Tahun 2018, tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan sistem ganjil genap.

Seorang Ibu Menangis Digugat Anak Kandungnya Karena Masalah Dapur dan Warisan, Anak: Demi Keluarga

Sistem ganjil genap berlaku setiap hari Senin sampai Jumat dengan dua shift penerapan. Yakni pagi hari mulai Pukul 06.00-10.00 WIB dan sore mulai Pukul 16.00-21.00 WIB.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved