Breaking News:

Masjid Istiqlal, Usulan Tokoh Islam kepada Soekarno, Karya Non-Muslim Simbol Persatuan

Masjid Istiqlal memiliki sejarah panjang ihwal pembangunan pascapenjajahan negara penjajah.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Suharno
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana Masjid Istiqlal pada siang hari, Rabu (15/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Masjid Istiqlal memiliki sejarah panjang ihwal pembangunan pascapenjajahan negara penjajah.

Terletak di seberang Gereja Katedral, Jakarta Pusat, masjid terbesar se-Asia Tenggara ini diusulkan sejumlah tokoh besar.

Di antaranya KH Wahid Hasyim yang saat itu menjabat Menteri Agama Republik Indonesia dan H Anwar Tjokroaminoto dari Partai Syarikat Islam.

Pada 1950, mereka mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh Islam di Deca Park.

Sutan Zico dan Figo Sapta Dicoret dari Timnas U-19 Indonesia, 3 Pemain Persija TC ke Luar Negeri

"Deca Park adalah gedung pertemuan di Jalan Merdeka Utara, tidak jauh dari Istana Merdeka, pada tahun itu (sekira 1950)," kata Wakil Ketua Peribadatan Masjid Istiqlal, Abu Huraira, saat ditemui TribunJakarta.com, Selasa (11/8/2020).

"Kalau sekarang, Deca Park dan beberapa gedung lainnya tergusur waktu proyek pembangunan Monumen Nasional (Monas) dimulai," lanjutnya.

Saat itu, pertemuan yang membahas rencana pembangunan masjid dipimpin KH Taufiqurrahman.

Akhir pertemuan di gedung Deca Park memutuskan H Anwar Tjokroaminoto sebagai ketua Yayasan Masjid Istiqlal.

Kombes Andy Rifai Diganti, Ini Permintaan Kapolda Jateng kepada Kapolres Solo yang Baru

"Saat itu namanya masih Yayasan Masjid Istiqlal. Sebelum akhirnya menjadi 'Masjid Istiqlal' sekarang ini," jelas Abu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved