Breaking News:

Pertamina Hulu Energi Belum Tahu Sumber Tumpahan Minyak yang Cemari di Pulau Pari Kepulauan Seribu

Pertamina Hulu Energi (PHE) memastikan belum mengetahui asal tumpahan minyak yang mencemari perairan Pulau Pari Kepulauan Seribu.

Dok. Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu
Tumpahan minyak mencemari sejumlah titik di perairan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Pertamina Hulu Energi (PHE) memastikan belum mengetahui asal tumpahan minyak yang mencemari perairan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

VP Relations Pertamina Hulu Energi Ifki Sukarya menuturkan, informasi soal pencemaran tumpahan minyak itu baru didapat pihaknya pagi tadi.

"Jadi kami belum tahu itu sumbernya dari mana, tapi kami dengan Pemkab dan KSOP sudah berkoordinasi terutama yang penting adalah pembersihan terlebih dahulu," jelas Ifki, Selasa (11/8/2020).

Saat ini, kata Ifki, sebanyak 10 orang petugas dari Pertamina Hulu Energi sudah dikerahkan ke lokasi.

Seorang Ibu Menangis Digugat Anak Kandungnya Karena Masalah Dapur dan Warisan, Anak: Demi Keluarga

Petugas dikerahkan untuk membantu pembersihan minyak dari perairan Pulau Pari.

"Yang penting membantu warga untuk pembersihan karena itu kan bahan yang perlu kita tangani dengan baik," jelas Ifki.

Di sisi lain, Ifki menegaskan bahwa pihak manapun tidak bisa langsung menyalahkan Pertamina bahwa tumpahan minyak di Pulau Pari itu berasal dari sumur YYA-1.

Pasalnya, hal tersebut sangat tidak mendasar karena telah ditutup satu tahun silam.

Viral di Media Sosial Petugas Adu Mulut dengan Penumpang yang Merokok di Dalam KRL

Ia menambahkan bahwa Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) telah menutup sumur YYA-1 sejak 21 September 2019 silam.

"Harusnya yang kena itu kembali lagi seperti tahun sebelumnya, harusnya Tanjung Sedari (Karawang) dulu yang kena sebelum ke Teluk Jakarta, tetapi di sana tidak ada masalah," tutupnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved