Breaking News:

Setengah Ton Ganja Kering Asal Aceh Diangkut Truk Berisi Pisang: Sopir Nyaris Berhasil Kabur

Saat petugas BNN melakukan penyelidikan, sopir dan kernet ini sempat mengetahui dan berniat melarikan diri dengan cara meninggalkan kendaraannya

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Dua terduga pelaku penyelundupan ganja yang diciduk di wilayah Bekasi, Senin, (10/8/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap peredaran narkoba jenis ganja seberat 500 kilogram yang diselundupkan menggunakan truk pembawa pisang.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Polisi Arman Depari mengatakan, pengungkapan terjadi di Jalan Raya Narogong Siliwangi, Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin, (10/8/2020).

Dari penangkapan ini, terdapat dua orang terduga pelaku yang berperan sebagai sopir dan kernet truk.

Arman merinci, total barang bukti yang didapat dari hasil pengungkapan berupa 400 bungkus ganja kering siap edar untuk konsumsi pengguna narkoba di sejumlah wilayah di Indonesia.

"400 bungkus di dalam tumpukan pisang, berat total barang bukti ganja kisaran 450 sampai 500 kg atau setengah ton," jelasnya.

Ganja Asal Aceh

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis ganja sebanyak setengah ton yang di kirim dari daerah Aceh.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Polisi Arman Depari mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan sejak truk pengangkut pisang berisi ganja berada di daerah Lampung.

"Ini berasal dari Aceh, transit di Medan dan Lampung kemudian dibawa ke Jakarta," kata Arman di Bekasi, Senin, (10/8/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved