Breaking News:

Pembobol Gudang Transmart Ditangkap

Gudang Transmart Bintaro Tangsel Dikuras Maling, 65 TV dan Home Theatre Raib Dibawa Kabur

Aparat Polsek Pondok Aren berhasil menangkap CH, pelaku pembobolan mal Transmart Bintaro, yang beraksi selama satu bulan penuh pada April 2020.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
Surya/Aulia
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDO AREN - Aparat Polsek Pondok Aren berhasil menangkap CH, pelaku pembobolan mal Transmart Bintaro, yang beraksi selama satu bulan penuh pada April 2020, sebanyak tujuh kali berturut-turut.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Hitler Napitupulu, mengatakan, selama menjalankan aksinya, CH menguras isi gudang pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Satrio Bintaro Sektor VII CBD, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan ( Tangsel) itu.

Sebanyak 55 smart TV dan 10 home theatre raib dibawa kabur CH yang beraksi sendiri.

TV dan home theatre itu sudah dijual ke sejumlah penadah yang juga turut diamankan polisi yang berinisial MR, MS, CR, AA, HR.

Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Tembus 26.664 Kasus, Wagub Riza Patria: Tak Ada Pasien Terbengkalai

"60-an barang elektronik, selain TV, home theater sama salon yang tadi. Kita amankan tiga, yang lain sudah dijual," ujar Hitler di Mapolsek Pondok Aren, Jalan Graha Raya, Parigi Baru, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (12/8/2020).

CH menjual hasil curiannya selain secara langsung menemui penadahnya ada juga yang dijual secara online.

"Dijual online juga sebagian," ujarnya.

Harga per setiap smart TV dan home theatre itu dijual bervariasi, dari mulai Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta.

"Ada yang Rp 2 juta, Rp 2,5 juta. Pokoknya di bawah harga pasaran," ujarnya.

Praktik Dokter Gigi Gadungan di Bekasi Terbongkar, Promo Lewat Medsos Hingga Orangtua Terkejut

Total kerugian akibat pencurian itu ditaksir mencapai Rp 170 juta.

Akibat ulahnya, CH terancam hukuman sembilan tahun penjara karena jeratan pasal 363 ayat 2 KUHP.

MR, MS, CR, AA, HR dijerat pasal 481 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved