Breaking News:

Joe Biden Gandeng Kamala Haris Jadi Cawapres: Perempuan Kulit Hitam di Senat, Ini Reaksi Trump

Ini menjadikan Harris sebagai wanita kulit hitam pertama dalam tiket kepresidenan partai besar dalam sejarah AS

REUTERS/Mike Blake
ILUSTRASI. Senator Kamala Harris 

TRIBUNJAKARTA.COM- Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, pada hari Selasa (11/8/2020) menunjuk Senator Kamala Harris sebagai pilihannya untuk menjadi wakil presiden.

Ini menjadikan Harris sebagai wanita kulit hitam pertama dalam tiket kepresidenan partai besar dalam sejarah AS. Harris dinilai akan menjadi pasangan yang cocok untuk menyerang Presiden Republik Donald Trump.

Dilansir Kontan dari Reuters, dengan keresahan sosial atas ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi terhadap orang kulit hitam Amerika yang mengguncang negara selama berbulan-bulan, Biden berada di bawah tekanan yang meningkat untuk memilih wanita kulit berwarna sebagai pasangannya. Dia juga orang Asia-Amerika pertama yang mendapatkan tiket menjadi presiden.

Menurut tim kampanye Demokrat, Biden dan Harris akan membuat penampilan bersama pertama mereka pada Rabu di kampung halamannya di Wilmington, Delaware.

Bagi Harris, seorang senator dari California yang mencalonkan diri sendiri untuk Gedung Putih sebelum mengakhirinya dan mendukung Biden, dia mendapatkan politisi yang sangat berpengalaman yang telah diuji oleh kerasnya kampanye presiden 2020 saat mereka menuju ke bentangan terakhir Pemilihan 3 November.

“Saya mendapat kehormatan besar untuk mengumumkan bahwa saya telah memilih @KamalaHarris - petarung tak kenal takut, dan salah satu pegawai negeri terbaik - sebagai pasangan saya,” kata Biden di Twitter.

Harris, yang menjadi satu-satunya perempuan kulit hitam kedua di Senat dalam sejarahnya ketika dia terpilih pada tahun 2016, akan diandalkan untuk membantu mendorong pemungutan suara Afrika-Amerika - konstituensi paling setia dari Partai Demokrat.

Donald Trump terkejut

Donald Trump
Donald Trump (U.S. Embassy & Consulates in France)

Presiden AS Donald Trump pada Selasa (11/8/2020) mengatakan, dia sangat terkejut calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memilih Senator Kamala Harris sebagai pasangannya. Pasalnya, Harris tidak menghormati mantan wakil presiden itu selama debat.

Mengutip Reuters, Trump mengatakan Harris "sangat, sangat jahat" kepada Biden selama pemilihan pendahuluan.

Halaman
12
Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved