Breaking News:

Kemenparekraf Gelar Virtual Travel Fair Bantu Pelaku Usaha Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang masih terus meluas seakan membuat seluruh sektor di Indonesia menjadi terpuruk, termasuk pariwisata.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Suasana di Taman Fatahillah Sepi karena Termasuk salah satu tempat wisata di Jakarta yang ditutup sebagai langkah antisipasi corona, Sabtu (14/3/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang masih terus meluas seakan membuat seluruh sektor di Indonesia menjadi terpuruk, termasuk pariwisata.

Sekitar kurang lebih 6 bulan lamanya berada di tengah pandemi Covid-19, sektor pariwisata Indonesia mengalami penurunan peminat lantaran adanya keterbatasan regulasi yang mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah.

Melihat kondisi tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) menggelar acara online bertajuk Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara 2 khusus untuk pasar Jakarta pada tanggal 14 Agustus mendatang.

Acara ini, akan mengangkat mengenai strategi staycation dan program Indonesia Care yang berfokus pada implementasi CHSE yakni Clean atau kebersihan, Healty atau kesehatan, Safety atau keamanan, dan Environment atau lingkungan hidup dalam industri pariwisata.

Hal inilah yang dinilai paling relevan dengan para seller untuk tetap bertahan di tengah situasi pandemi saat ini.

"Maka dari itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, memfasilitasi para seller agar dapat kembali bersiap dalam mempromosikan destinasinya di masa adapatasi kebiasaan baru," tulis Kemenparekraf dalam keterangannya yang diterima Rabu, (12/8/2020).

Acara ini digelar bertujuan untuk membuka peluang bisnis dengan transformasi offline menuju online, mempromosikan pariwisata nusantara, memperoleh informasi tentang kondisi masyarakat dan juga sebagai langkah pasti untuk membantu menggerakan roda perekonomian pada sektor pariwisata.

Jaga Kecepatan, Gelandang Serang Persita Tangerang Redi Rusmawan Jajal Track Tanjakan

Seorang Warganya Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Jawaban Camat Tanah Abang Saat Dikonfirmasi

Para seller, pemerintah daerah dan pelaku industri terkait yang memiliki minat dalam pengembangan pariwisata nusantara diharapkan dapat menjadi bagian dari acara ini.

Selain pada tanggal 14 Agustus tersebut, nantinya juga akan dilaksanakan rangkaian secara offline bertajuk 'Virtual Travel Fair' selama lima seri di setiap akhir pekan.

Yaitu mulai pada tanggal 16 Agustus hingga 20 September 2020.di berbagai tempat seperti kawasan mal juga hotel wilayah DKI Jakarta.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved